Walikota Solok Terima ABG Award

18 views

SOLOK | Komitmen dan keseriusan Walikota Solok Zul Elfian dalam mendorong peningkatan partisipasi remaja dalam program kesehatan reproduksi Generasi Berencana (GenRe), serta membangun karakter remaja untuk meraih bonus demografi dan Indonesia Emas, mendapatkan apresiasi tinggi, berupa Ayah–Bunda Genre (ABG) Award dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Zul Elfian dinilai merupakan tokoh dan pribadi yang sangat gencar dalam mendorong terciptanya Kota yang peduli terhadap pembinaan dan pengembangan remaja. Bahkan, Walikota Solok mendapatkan kategori Penyantun, yang merupakan kategori tertinggi terhadap program generasi berencana. Anugerah tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, berupa pemasangan selempang ABG Awards dan piagam Kategori Penyantun, dalam acara Jambore dan ajang temu kreativitas GenRe dan Perkemahan Bakti Saka Kencana, tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2018, bertempat di Camping Ground Kandih, Sawahlunto, Rabu (29/8).

Penghargaan ini sangat layak diberikan, sebab berkat dibawah asuhan Zul Elfian, sejumlah program dan kebijakan Pemko Solok dalam peningkatan dan pembinaan GenRe, menjadi prioritas dan berhasil dikembangkan di Kota Solok yang berjuluk “Kota Beras Serambi Madinah”, sehingga tercipta generasi yang terbebas perkawinan usia dini, jauh dari seks bebas dan generasi yang anti narkoba. Zul Elfian menjadi salah satu Kepala Daerah di Provinsi Sumatera Barat yang sangat peduli terhadap pengembangan untuk menyiapkan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja di Kota Solok. Hal ini tentunya menjadi kebanggan dan motivasi bagi seluruh kalangan di Kota Solok, akan pentingnya kepedulian terhadap persoalan generasi muda, dengan memulai penguatan dari bagian terkecil masyarakat yakni keluarga.

Pastinya masih belum hilang dari ingatan masyarakat Kota Solok, atas rentetan penghargaan tingkat nasional yang di telah terima Kota Solok akhir-akhir ini. Sehingga prestasi ABG Award yang diterima kali ini patut menjadi kebanggan masyarakat Kota Solok, karena telah memiliki pemimpin yang kapabel dalam komitmen dan ketokohannya. Dedikasi penuh Pemko Solok dalam pembentukan karakter remaja dalam meraih Bonus Demografi dan Indonesia Emas, juga tidak terlepas dari peran Zul Elfian yang menyadari posisi dan kapasitasnya sebagai kepala daerah, sehingga sangat keras dalam mendorong terciptanya Kota Solok yang peduli terhadap pembinaan dan pengembangan remaja, peduli terhadap pengendalian dan pencegahan terhadap bahaya yang mengancam generasi muda di Kota Solok.

Hingga Zul Elfian menyabet Kategori penyantun yang merupakan urutan tertinggi dalam ABG Award. Hal ini tentunya membuktikan bahwa Zul Elfian memiliki kapasitas yang kuat, santun, menginspirasi, memotivasi dan kreator yang piawai, dalam mengelola roda pemerintahan. Dalam setiap kesempatan, baik kegiatan pemerintahan atau sekedar bersilaturahmi dengan masyarakat, Zul Elfian juga merupakan figur Kepala Daerah yang tidak segan-segan berbagi ilmu yang berasal dari pengalaman pribadinya sendiri sebagai Kepala Keluarga dalam melindungi dan mendidik anak-anaknya. Alhasil, berbekal sedikit pengalaman tersebut menghasilkan berbagai program dan kebijakan daerah yang memberikan perhatian khusus kepada kaum remaja, seperti diperkuat dan diprioritaskanya, program pendidikan karakter melalui Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja dan Pramuka Saka Kencana, yang berhasil dimaksimalkan manfaatnya di Kota Solok.

Zul Elfian mengatakan, keberhasilan dan anugerah yang diterima tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang telah berkoordinasi, bersinergi, dalam memperluas pembinaan. Zul Elfian mengatakan masih banyak persoalan dan tantangan yang terjadi dalam membina dan mengembangkan potensi remaja, oleh sebab itu keberhasilan tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa yang akan datang. Salah satu yang menjadi perhatian penuh Pemko Solok, dalam membina remaja, adalah disektor pendidikan, tidak ada lagi alasan untuk putus sekolah di Kota Solok, karena telah bergulir berbagai program yang mempermudah masyarakat dalam mendapatkan hak berupa pendidikan. Pemko Solok juga bekerja keras menciptakan masyarakat yang sadar akan pentingnya perlindungan untuk remaja, membentengi kaum muda dari jerat narkoba dan pergaulan bebas.

“Kita bersyukur atas anugerah ini, yang kita terima berkat kerjasama dan sinergitas seluruh pihak di Kota Solok, terutama masyarakat yang bersama-sama dengan Pemerintah, membangun kualitas manusia yang baik, membentengi dan membina generasi masa depan untuk menjadi insan unggulan, yang mampu dan bermanfaat untuk bangsa dan negara. Apalagi dengan adanya GenRe yang merupakan program di bawah naungan BKKBN yang dikembangkan untuk menyiapkan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja, program ini tinggal dipakai dan aplikasikan di daerah, dan sangat berdampak baik terhadap kemajuan kualitas manusia di Kota Solok, meskipun masih banyak persoalan, tapi dengan semangat sinergitas kita akan terus evaluasi, sehingga program GenRe ini semakin meluas dan semakin dikenal oleh masyarakat, sebagai sebuah program yang memberikan solusi terhadap persoalan dan bermanfaat bagi kalangan remaja, agar siap dan berhasil membangun masa depan berkehidupan keluarga yang baik,”kata Zul Elfian.

Syahrudin kepala BKKBN Provinsi Sumbar mengatakan program GenRe merupakan salah satu program dari BKKBN, guna menghadapi masalah remaja, yang saat ini proporsi remaja yang besar tentu berpengaruh. Usia 10-24 tahun diberikan GenRe guna menyiapkan rumah tangga, pendekatan yang dilakukan yakni melalui wadah PIK Remaja dan Pramuka Saka Kencana yang ada di sekolah ataupun kampus. Tiga gerakan GenRe yang dilakukan ialah tidak menikah di usia anak, tidak melakukan penyimpangan seksual setelah menikah, dan tidak mencoba narkoba. Saka Kencana merupakan wadah dari pramuka untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang rumah tangga.

Drs Sugiatna,MM yang merupakan perwakilan BKKBN Pusat menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas komitmen dari Provinsi Sumatera Barat yang menunjukkan keseriusannya mengelola usia remaja di Sumbar, sehingga menjadi yang terdepan ditingkat nasional. Kegiatan yang dilaksanakan kali ini merupakan kolaborasi PIK remaja dan Saka Kencana se Sumbar, dan Provinsi Sumatera Barat merupakan yang terdepan dalam melakukannya. Saat ini, dalam mensosialisasikan program keluarga berencana, pramuka saka kencana merupakan mitra yang sangat strategis. Keterlibatan pramuka ini sarat momentum kolaborasi BKKBN Pusat dengan Kwaranas. “Kami mengapresiasi inovasi cerdas yang telah dilakukan Pemprov Sumbar, ini telah mendahului nasional. Sinergitas antara remaja yang saling peduli, berinteraksi, mengasah kemampuan, dan breprestasi tampak nyata di Jambore ini,”katanya.

Sementara itu, KaKwarda Sumbar Nasrul Abit mengucapkan selamat datang kepada para peserta, pembina dan pelatih kwarcab yang telah berpartisipasi. Selanjutnya, saat ini harapan bangsa bertumpu kepada generasi muda. Pendidikan karakter yang diberikan di pramuka sudah dimulai sejak dini. Nasrul Abit kembali mengingatkan 5 tahap kehidupan yang harus dipersiapkan dengan sangat baik melalui pramuka. “Melalui pramuka kita akan terus bersatu menjaga keutuhan NKRI yang baru saja berulang tahun ke 73. Kemudian terdapat 5 hal yang perlu, yakni melanjutan sekolah, mencari pekerjaan, memulai kehidupan berkeluarga, menjadi anggota masyarakat, serta mempraktekkan hidup sehat,”kata Nasrul Abit.(van)