Wali Kota Solok Sampaikan LKPJ Tahun 2017

43 views

SpiritNews.Co, Solok | Wali Kota (Wako) Solok Zul Elfian menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kota Solok tahun 2017 kepada DPRD Kota Solok di Ruang Sidang Paripurna DPRD setempat.

Sidang Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, Wakil Ketua DPRD Kota Solok dan anggota DPRD Kota Solok, Wakil Walikota Solok dan Forkompida,sekretaris Daerah Kota Solok, Kepala OPD, Camat dan Lurah di lingkup Pemko Solok, Pimpinan BUMN, BUMD, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, Pimpinan Parpol, LSM, dan Ormas yang ada se Kota Solok.

Dalam pembacaan nota pengantar LKPJ Wali Kota Solok Tahun 2017, Zul Elfian menyebutkan, LKPJ Wali Kota Solok Tahun Anggaran 2017 sebagai salah satu amanat konstitusional UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah Daerah .

Selain itu, lanjut Zul Elfian, nota pengantar ini merupakan gambaran umum atas LKPJ Wali Kota setelah berakhirnya pelaksanaan anggaran tahun 2017 sebagai wujud pertanggubgjawaban konstitusional sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah pada seluruh masyarakat Kota Solok melalui DPRD yang nantinya akan dibahas bersama antara perangkat daerah dengan Komisi-komisi DPRD sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik di masa mendatang.

Dalam nota pengantar ini digambarkan pencapaian realisasi RKPD Tahun 2017 yang telah dijabarkan pengaanggarannya dalam APBD Tahun 2017. RKPD dan APBD Tahun 2017 berpedoman pada RPJMD tahun 2016-2021 yang ditetapkan dalam Perda No 9 Tahun 2017 tentang perubahan atas Perda Kota Solok No 3 Tahun 2016 tentang RPJMD Kota Solok Tahun 2016-2021.

“APBD Tahun 2017 jumlah anggaran pendapatan sebesar Rp 617,61 Milyar dan Anggaran Belanja sebesar Rp 725,12 Milyar di sini terdapat devisit anggaran sebesar Rp 107,52 Milyar. Devisit ini akan ditutup dengan anggaran pembiayaan dengan jumlah biaya yang sama,” katanya.

Anggaran Pendapatan ini dapat direalisasikan sebesar Rp 597,24 Milyar atau sebesar 96,70%. Sementara itu, realisasi Anggaran Belanja dapat direalisasikan sebesar Rp 556,78 Milyar atau sebesar 76,78%. Selisih antara realisasi pendapatan dengan realisasi belanja ini terdapat surplus anggaran sebesar Rp 40,46 Milyar. (eyn)