Wakapolri: Bereskan Street Crime Itu Gampang

70 views

Wakapolri Komjen Syafruddin.

SpiritNews.Co, Jakarta | Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan kejahatan jalanan (street crime) merupakan kejahatan biasa. Ia menegaskan kejahatan jalanan lebih mudah diselesaikan dibanding kasus terorisme.

“Menyelesaikan masalah street crime itu gampang, tidak susah, tidak seperti masalah teroris. Gampang itu,” kata Komjen Syafruddin seperti dilansir dari detikcom, Jumat, 6 Juli 2018.

Syafruddin mengatakan, kejahatan jalanan itu bisa diselesaikan asalkan seluruh aparat berfokus dalam penanganan. Dia memberikan target kasus itu bisa selesai dalam waktu seminggu.

“Gampang itu, tinggal seluruh aparat keamanan fokus untuk selesaikan itu, dan kita berikan target satu minggu,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan dengan kasus miras, yang sempat meresahkan warga beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, kejahatan jalanan sama seperti kasus miras yang mudah diselesaikan.

“Seperti miras oplosan, itu kan selesai, itu sama saja, gampang,” imbuhnya.

Aksi penjambretan belakangan ini marak terjadi di Jakarta. Salah satu yang menjadi korban penjambretan adalah Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanuddin saat bersepeda pada Minggu, 24 Juni 2018. Polisi berhasil menangkap dua pelaku bernama Frangki dan Agustina.

Salah seorang pelaku bernama Frangki ditembak mati karena berusaha melawan petugas. Dari penangkapan kasus ini, polisi juga berhasil membongkar sindikat besar penjambret yang diduga bermarkas di Teluk Gong, Jakarta Utara.

Bukan hanya Dirjen PUPR, rombongan Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno pun menjadi korban penjambretan saat mengunjungi Jakarta Fair di PRJ, Minggu lalu, 17 Juni 2018. Ponsel suster yang merawat anaknya, Sulaiman, raib.

Yang teranyar, penumpang ojek online bernama Warsilah (37) menjadi sasaran penjambret di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Pusat, Minggu, 1 Juli 2018. Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia di tempat. (dtc/red)