Tim Pencari Fakta PWI Kasus M. Yusuf Memulai Pencocokan Fakta

22 views

SpiritNews.Co, Jakarta | Mengawali rencana bekerja mulai 22 Juni yang akan datang, Tim Pencari Fakta (TPF) PWI Pusat, pada Rabu, 20 Juni 2018 akan mengadakan pertemuan pertama di Sekretariat PWI Pusat, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan ini dibahas pemetaan pokok masalah yang terjadi sampai wartawan online Kemajuan Rakyat Muhammad Yusuf tewas pada tanggal 10 Juni dalam masa tahanan Kejaksaan.

Penahanan almarhum sudah dilakukan sejak Polisi menangkap Yusuf 5 April. Selanjutnya menjadi tahanan Kejaksaan di Lapas Kotabaru, Kalimantan Selatan.

“Dalam pertemuan tadi, saling mencocokkan beberapa fakta temuan anggota, dari fakta-fakta itu kami sudah mulai menemukan fokus untuk dikonfirmasi dengan berbagai pihak,” kata Ketua TPF PWI Pusat, Ilham Bintang.

Ilham menjelaskan, TPF akan menyelisik seluruh prosedur dan mekanisme yang berhubungan dengan tewasnya M Yusuf. Mulai sejak pengaduan dan pemeriksan di Dewan Pers, Kepolisian, Kejaksaan, sampai penahan serta kematiannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Dengan demikian, lanjut Ilham, TPF akan mewawancarai seluruh narasumber yang terkait dengan kasusnya secara independen.

“Kami nantinya akan mengambil kesimpulan dan memberikan rekomendasi yang objektif,” tandas Ilham.

TPF tediri dari 9 orang, masing-masing, Ilham Bintang sebagai Ketua, Wakil Ketua Marah Sakti Siregar, dan Wina Armada Sukardi sebagai Sekretaris. Sedangkan sebagai anggota masing-masing Uni Lubis, Teguh Santosa, Firdaus, Zainal Helmy, Agus Sudibyo dan Gusti Rusdi Effendi.

Dalam rapat disepakati dalam waktu secepatnya, TPF akan mewawancarai para narasumber baik di Jakarta maupun di daerah termasuk dari kalangan pers, pejabat Pemda, Kepolisian, tokoh masyarakat dan para pengusaha yang namanya terkait. Hasil wawancara akan dibawa untuk dibahas dalam rapat berikutnya. (dam/red)