TATA KAWASAN BANTEN LAMA, PKL DIBERI AWNING GRATIS

16 views

Pedagang Kaki Lima (PKL) di Banten Lama mulai pindah dari Alun-alun Banten Lama yang akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Banten, Senin (16/7/2018). Untuk sementara, para pedagang akan menempati awning yang saat ini sedang dibangun di terminal Sukadiri.

Asda II Pemprov Banten Ino S Rawita mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten saat ini masih membangun 524 awning untuk ditempati sementara oleh para pedagang. Lokasi relokasi sementara ini akan ditempati pedagang sampai dengan kios-kios yang saat ini dibangun di lokasi baru, yaitu di kawasan penunjang wisata selesai. Awning-waning itu akan diberikan secara cuma-cuma dan tidak ada pungutan biaya. “Diberikan cuma-cuma (gratis). Kalau ada pungutan urusan dengan Pak Kapolres,” kata Ino, Senin (16/7/2018).

Ino memperkirakan pembangunan kios di kawasan penunjang wisata akan selesai pada 2-3 bulan ke depan. Bila kios-kios itu sudah selesai, maka para pedagang akan berpindah ke lokasi tersebut. Di lokasi kawasan penunjang wisata terminal juga akan dibuat sehingga kendaraan yang datang ke Banten Lama tidak akan langsung masuk ke lokasi inti melainkan harus menggunakan kendaraan wisata. “Kendaraannya nanti akan disiapkan,” ujarnya.

Ino meminta maaf kepada para pedagang bila selama proses relokasi masih ada kekurangan yang didapati pada Pemprov Banten. Termasuk bila ada ucapan-ucapan yang kurang berkenan. Yang terpenting dari itu semua, Pemprov Banten berkomitmen membuat Banten Lama menjadi ikon Banten yang indah dan tertata rapi.

“Kalau sewaktu penataan ada kekurangan mohon maklum. Kalau ada masalah sedikit mohon sabar,” kata Ino seraya memperkirakan pada akhir tahun ini penataan Banten Lama akan selesai dan Banten Lama akan menjadi bagus dan menjadi idaman semua orang.

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Serang Akhmad Benbela mengatakan, berdasarkan pendataan terakhir di Banten Lama terdapat 700 pedagang yang aktif berjualan. Saat ini Pemkot Serang sudah berhasil membangun 500 kios di kawasan penunjang wisata. Sementara penunjang lain saat ini juga sedang dilengkapi. Ia mencontohkan instalasi air dan jalan saat ini tengah dikerjakan oleh DInas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang. Sementara pemasangan lisrik belum dapat dilakukan karena saat ini masih dalam tahap lelang.

“Mudah-mudahan yang 500 kios yang sudah ada akhir tahun sudah bisa diempati oleh pedagang,” ujarnya. (*jk)