Stop Tawuran, Wawako Solok: Pemuda Berperan Membangun Bangsa

150 views

Wakil Walikota (Wawako) Solok Reinier

SpiritNews.Co, Solok | Wakil Walikota (Wawako) Solok Reinier mengatakan, peranan pemuda dan organisasi kepemudaan bukan fenomena baru. Pada saat ini terjadi perubahan-perubahan karena masuknya ide-ide baru, sistem pendidikan, industrialisasi merubah tatanan masyarakat lama.

Perubahan yang telah memporak porandakan tatanan lama itu ternyata belum diikuti dengan terwujudnya masyarakat baru. Dalam masyarakat yang demikian terjadilah krisis dalam pikiran golongan masyarakat termasuk pemuda.

Untuk itu, Reinier mengajak pemuda untuk selalu bersatu tanpa memandang agama, suku, dan ras.

Kita harus bersyukur, sekarang dapat merasakan berbagai kemudahan, tentunya peran pemuda sangat penting dalam meluruskan perilaku dan gaya hidup, para pemuda harus bersatu dan bersama-sama dalam membangun bangsa,” kata Reinier.

Dijelaskan Reinier, dengan berbagai kemudahan yang didapatkan sekarang, menjadi lebih mudah menebar ujaran kebencian, berbeda pendapat dan berkonflik. Stop segala perdebatan yang bisa memecahkan persatuan negara. Padahal seharusnya, pemuda dapat mempertahankan keberagaman, persatuan dan kesatuan Indonesia, apalagi generasi muda saat ini hidup dengan berbagai fasilitas teknologi yang memudahkan berinteraksi.

Untuk itu, pemerintah berharap para generasi muda selalu meningkatkan kualitas diri agar menjadi mandiri dan dapat memimpin nantinya.

“Pemuda kita harus tangguh, jujur, dan berlomba dalam kebaikan sehingga mereka dapat mengeratkan persaudaraan dan menjadi pelopor perubahan,” ujarnya.

Reinier juga meminta kepada para pemuda di Kota Solok untuk menjauhi segala bentuk pergaulan yang tidak baik, seperti narkoba dan tawuran, karena dapat merusak mental generasi muda.

Reinier juga berharap, peran orang tua dan guru dalam membimbing anak-anaknya. Pemerintah akan terus memikirkan solusi terbaik dalam menghapus budaya-budaya negatif di kalangan muda-mudi seperti tawuran pelajar yang kini kerap terjadi di Kota Solok.

“Seharusnya pemuda dan generasi muda ikut andil dalam membangun bangsa Indonesia ini. Ekspresi dan aspirasi kaum muda untuk mengambil peran dalam mengubah masyarakat ke arah kemajuan, namun sayang masih banyak muda-mudi yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas, dan ini tentunya akan terus diantisipasi oleh pemerintah, tentunya dalam membentengi generasi muda dari budaya-budaya negatif seperti tawuran dan narkoba,” kata Reinier. (EYN)