Soal Lembaga Survei, KPU Tampung Saran Komisi II DPR

230 views

Ketua KPU Arief Budiman.

SpiritNews.Co, Jakarta | Peran lembaga survei dalam Pemilihan Umum (Pemilu) turut menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Komisi II pun menyarankan agar lembaga survei turut dipantau, termasuk diperketat persyaratannya.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, menerima usulan saran dari Komisi II mengenai lembaga survei. Di mana, lembaga survei mesti dimasukan ke lembaga asosiasi.

“Usulannya menarik cukup logis menurut saya untuk dimasukkan ke lembaga asosiasi. Pandangan saya sementara usulan itu diterima,” ucap Arief saat RDP di DPR, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Agustus 2017.

Jadi, kata Arief, ada dua poin saran yang diterima. Pertama, syarat lembaga survei ditambah, dan harus tergabung dalam asosiasi.

Kedua, bila lembaga survei tersebut melanggar, KPU bisa tentukan sanksinya dan kemudian direkomendasikan kepada asosiasi untuk memberikan tindakan. “Tapi, ini masih diperlukan rancangannya lagi,” ujarnya.

Arief menambahkan, untuk menyelesaikan peraturan tidak bisa sendiri. Mesti melibatkan banyak pihak lain untuk memberi masukan dalam pasal tersebut.

Komisi II DPR melakukan RDP dengan KPU dan Bawaslu untuk mempersiapkan Peraturan KPU dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019. (red)

DPR KPU Lembaga Survei