Serunya Bersepeda Mengelilingi Gunung Bromo

138 views

Sejumlah peserta Funbike Bromo 2017 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) saat melintasi lautan pasir di sekitar Gunung Bromo, Jawa Timur, Minggu, 19 November 2017.

SpiritNews.Co, Malang | Sebanyak 671 pesepeda nusantara dan mancanegara mengikuti Funbike 2017 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Minggu, 19 November 2017.

Mereka mengayuh sepeda melintasi hutan mengelilingi Gunung Bromo, Jawa Timur, sepanjang 22 kilometer.

Perjalanan dimulai dari Blok Padang Sabana Bukit Teletubbies. Mereka lalu menyusuri jalan menanjak menuju Pos Jemplang. Kemudian belok kanan menuju Blok Ciri ke Blok Widodaren, lalu turun ke lautan pasir Gunung Batok yang ada di sebelah Gunung Bromo.

Sampai di sana, mereka langsung mengarah ke Blok Pasir Berbisik dan finis di Blok Padang Sabana Bukit Teletubbies.

Harm De Vries, pesepeda asal Belanda, mengaku senang dengan perjalanan bersepeda itu. Namun, jalur yang menanjak kemudian menurun dan melewati lautan pasir membuatnya sempat kesulitan.

Bahkan, Harm yang menggunakan bantuan kaki buatan untuk kaki kirinya berulang kali terjatuh. Namun, ia kembali bangkit mengayuh sepedanya hingga ke finis.

Bagus, tapi bagi saya terlalu ekstrem,” kata Harm yang sudah menginjak usia pensiun.

Meski demikian, dia mengaku menikmati perjalanan itu. Terlebih lagi, ini baru kali pertama dia bersepeda sambil melihat pemandangan alam, yakni pemandangan alam yang disuguhkan oleh Gunung Bromo dan sekitarnya.

“Tadi di atas bisa lihat Bromo,” kata dia yang mengaku sudah empat bulan berada di Indonesia bersama istrinya yang merupakan warga asli Malang.

Sementara itu, Kepala TNBTS John Kennedie mengatakan, pelaksanaan funbike kali ini merupakan tahun yang kedua. Sebab, event bersepeda yang rencananya akan digelar setiap tahun itu kali pertama diadakan pada tahun 2016.

Tidak ada hadiah ataupun piagam penghargaan yang diberikan kepada peserta. Menurut John, event bersepeda itu hanya untuk mewadahi komunitas-komunitas dan para pencinta sepeda yang ada di Indonesia dan mancanegara.

“Kegiatan begini ini kegiatan senang-senang. Wisata olahraga sambil menikmati keindahan alam,” katanya.

Awalnya, event tersebut hanya dibuka untuk 500 peserta. Namun, karena antusiasme dari pencinta sepeda, peserta membeludak menjadi 671 orang.

“Target 500 orang, tapi ternyata sampai 671 orang. Kita tidak bisa membatasi juga pesertanya,” ujarnya.

John mengatakan, usia peserta yang ikut dalam event tersebut beragam. Orang yang paling tua adalah peserta berusia 67 tahun. Menurut dia, banyak pesepeda yang ingin menyalurkan hobinya sambil menikmati udara segar dan pemandangan alam.

“Mereka menikmati alam. Intinya menyalurkan hobi mereka sambil menikmati udara sejuk Bromo,” ujarnya.

 

(red)