PT.PCM dan PT.Bosowa Teken MoU Pembangunan Pelabuhan Warnasari

487 views

SpiritNews.Co, Cilegon | Keinginan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk memiliki pelabuhan daerah akan segera terwujud. Hal itu terungkap setelah adanya penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PT.Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) yang merupakan BUMD milik Pemkot Cilegon dengan PT.Bosowa Bandar Indonesia, tentang perencanaan pembangunan dan pengelolaan pelabuhan warnasari.

MoU dilaksanakan di Aula Setda Pemkot Cilegon, Jumat 24 Februari 2017. Ground Breaking Pelabuhan Warnasari rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2017 mendatang dan sudah bisa beroperasi di tahap pertama tahun 2019.

Walikota Cilegon Tb. Iman Ariyadi dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan MoU ini merupakan sebuah momentum yang sangat penting, karena merupakan bentuk kemajuan nyata dari niat dan upaya seluruh elemen masyarakat cilegon yang ingin memiliki pelabuhan daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Perjuangan masyarakat cilegon untuk memiliki pelabuhan telah melalui proses yang panjang. Dimulai sejak tahun 2001, saat kepemimpinan Walikota Cilegon Alm. Tb. Aat Syafa’at yang dengan berani mengeluarkan Perda Nomor 1 Tahun 2001 tentang Kepelabuhanan di Kota Cilegon,” ujar Iman.

Iman menjelaskan, PT.Bosowa Bandar Indonesia bersedia membangun dermaga curah kering, dermaga cair, Trestle, conveyort, crane dan fasilitas lainnya.

“Kami yakin, melalui kerjasama yang baik dengan PT.Bosowa semua perencanaan yang telah disusun dengan matang ini akan bisa terwujud dan menjadikan pelabuhan bertaraf internasional,” kata Iman.

Walikota berharap, setelah penandatangan MoU ini kedua belah pihak dapat segera bergerak melakukan percepatan pembangunan pelabuhan warnsari dengan tiga tahapan utama, yaitu jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

“Percepatan pembangunan pelabuhan seperti ini merupakan sebuah langkah yang kami harapkan, kami juga telah mengikutinya dengan menyampaikan Raperda tentang penyertaan modal daerah dalam bentuk barang milik daerah kepada PT. PCM, kepada DPRD Cilegon yang dalam waktu dekat akan dipercepat pembahasannya,” jelasnya.

Sementara itu, Chairman PT. Bosowa Corporindo Erwin Aksa mengatakan, Pelabuhan Warnasari memiliki lokasi yang strategis tinggal penguatan dalam hal persaingan bisnis.

“Kalau melihat panjang dermaganya, lebar dermaganya nilai investasi sekitar 1,5 sampai 2 trilyun rupiah, tetapi itu akan dilihat dan dihitung oleh arsiteknya,” ujarnya.

Erwin menyebut, Pelabuhan Warnasari akan lebih efisien dibanding pelabuhan lainnya.

“Pelabuhan ini akan sama persis dengan pelabuhan yang sudah ada saat ini di Banten tetapi ini akan lebih efisien. Tentunya kalau persaingannya sehat akan semakin menekan biaya logistik,” ujarnya. dan PT Bosowa. (Adnan)