Polres Solok Kota Amankan 16 Pucuk Senpi Rakitan

132 views

SpiritNews.Co, Solok | Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan senjata api (senpi) yang masih dirasa kurang, jajaran Kepolisian Resort (Polres) Solok Kota menghimbau kepada masyarakat untuk menyerahkan senpi rakitan berjenis Gobog (Balansa). Alhasil, sebanyak 16 pucuk senjata rakitan jenis balansa berlaras panjang diamankan polisi.

Senjata tersebut diserahkan oleh masyarakat secara sukarela oleh pemiliknya kepada petugas. Penyerahan senpi ini bertujuan untuk menciptakan suasana aman dan kondusif.

Seperti diketahui beberapa waktu yang lalu, terjadi penembakan balita yang terjadi di Sungai Rumbai, Dharmasraya, menggunakan senjatara laras panjang atau biasa yang dikenal dengan senjata Gobog. Adanya penyerahan senpi ini diharapkan kejadian serupa tidak terjadi lagi, serta menyadarkan masyarakat akan pentingnya penggunan senjata yang wajar.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan mengatakan, penyerahan tersebut dilakukan secara sukarela oleh masyarakat, dan masih akan ada lagi penyerahan yang senjata oleh pemiliknya kepada petugas.

“Kita himbau masyarakat untuk menyerahkan senjata apinya kepada petugas. Apa pun alasanya karena senjata dapat membahayakan orang lain, seperti yang terjadi di Dharmasraya baru-baru ini,” kata Dony di Mapolres Solok Kota, Senin, 15 Januari 2018.

Kebanyakan masyarakat beralasan senpi rakitan tersebut digunakan untuk berburu babi atau kera, yang kerap merusak tanaman masyarakat, namun keberdaannya tetap dapat membahayakan orang lain.

“Dilatar belakangi oleh peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Dharmasraya dimana salah seorang warga masyarakat menyerang masyarakat lain dengan mempergunakan senjata api jenis gobog yang mengakibatkan warga masyarakat tersebut meninggal dunia,” katanya.

Berdasarkan informasi, menurut Kapolres, masih banyak di wilayah hukum Polres Solok Kota yang diduga kuat menyimpan dan memiliki senjata api. Ancaman hukuman kepada pemilik senjata api ilegal sangat berat yang sesuai dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman seumur hidup dan sekurang kurangnya ancaman kurungan 20 tahun penjara.

Penyerahan senpi kali ini, didapat sebanyak 16 pucuk dari masyarakat Nagari Sulit Air, Nagari Indudur dan Nagari Tatuang Taruang.

“Oleh sebab itu, Polres Solok Kota menghimbau kepada masyarakat yang memiliki senjata api jenis apa pun, termasuk jenis gobog/balansa untuk dengan kesadarannya menyerahkan senpi tersebut kepada Polres Solok Kota untuk diamankan,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga memberikan reward dan penghargaan dan bantuan sembako kepada personel berprestasi, serta kepada masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senpi rakitanya.

“Atas kesadaran dari berbagai himpunan masyarakat tersebut, Polres Solok Kota memberikan penghargaan dan juga apresiasi dalam bentuk piagam dan sembako,” katanya. (EYN)

Polres Solok Kota Senpi Rakitan