Polisi Temukan Petunjuk Penyerang Novel Baswedan

278 views

Novel Baswedan menjalani perawatan rutin di Singapura, Selasa, 18 April 2017.

SpiritNews.Co, Jakarta | Penyelidikan terhadap kasus teror penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan sudah berjalan sepekan. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan polisi sudah menemukan petunjuk baru untuk mengungkap pelaku teror.

“Mungkin saya cuma bisa mengatakan bahwa polisi menemukan clue-clue baru siapa yang melakukan. Tapi di mana dia berada, kapan, bagaimana cara mereka mendapatkan tentunya, dan apa yang kami kerjakan dengan polisi dan KPK tidak bisa kami ungkapkan. Mohon maaf,” ujar Syarif dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 18 April 2017.

Polisi menurut Syarif juga sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap pelaku teror. KPK juga kooperatif dengan memberi akses informasi yang bermanfaat guna pengungkapan kasus.

“Tim internal KPK mem-back up dengan semua data yang kami miliki untuk membantu pihak kepolisian mendapatkan penyerangnya,” imbuhnya.

Syarif menyampaikan terima kasih atas kinerja kepolisian. Syarif berharap kasus ini segera terungkap.

“Terutama tentunya kita minta kepada Mabes Polri dan sangat berharap dalam waktu tidak lama mendapatkan pelaku penyerangan. Kalau kita tidak bisa mendapatkan pelakunya pasti kita juga tidak mengetahui siapa di balik itu,” tuturnya.

Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal usai menunaikan salat subuh di Masjid Al Ihsan, Selasa, 11 April 2017. Lokasi masjid itu sekitar 4 rumah dari kediaman Novel di Jalan Deposito T nomor 8, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakut.

Terkait teror ini, polisi sudah memeriksa 19 orang saksi. Keterangan para saksi terus digali untuk mendapatkan petunjuk soal pelaku.

Polisi juga sudah mendapatkan rekaman CCTV di kompleks perumahan Novel. Rekaman CCTV ini akan disinkronkan dengan keterangan para saksi dan bukti-bukti yang dimiliki polisi.

Novel yang diberangkatkan ke RS Singapura untuk menjalani rangkaian perawatan sejak Rabu 12 April 2017 ini terus membaik. Genap 7 hari Novel dirawat di Negeri Singa itu. Novel masih harus terus menjalani perawatan.

Meski fisik membaik, Febri mengatakan pandangan mata Novel masih berkabut. Saat ini, pertumbuhan selaput kornea bagian hitam juga belum mengalami pertumbuhan. (red)