PKS: #2019GantiPresiden Bukan Kejahatan

42 views

Sohibul Iman.

SpiritNews.Co, Jakarta | Presiden PKS Sohibul Iman mengapresiasi Presiden RI Joko Widodo yang menanggapi gerakan #2019GantiPresiden dengan santai. Menurutnya, gerakan #2019GantiPresiden adalah gerakan yang wajar dalam demokrasi.

“Beliau kan mengatakan masa dengan kaos bisa ganti presiden? Itu adalah sebuah tanggapan yang rileks. Saya kira bagus karena gerakan ganti presiden itu adalah gerakan yang normal dalam demokrasi, bukan sebuah kejahatan,” kata Sohibul seperti dilansir dari detikcom, Minggu, 8 April 2018.

Sohibul kemudian mempertanyakan jika ada pendukung Jokowi yang merasa ‘kebakaran jenggot’ dengan adanya gerakan tersebut. Padahal, Jokowi sendiri merespon dengan santai.

“Mungkin bagi sebagian pendukung pak Jokowi gerakan ganti presiden ini walaupun belum jelas juntrungannya tapi karena sudah disambut masyarakat yang begitu luas sampe sekarang ada merchandise kayak kaos, saya kira ini berarti masyarakat denyutnya menginginkan adanya perubahan,” tuturnya.

Dengan munculnya gerakan tersebut, menurut Sohibul, sebagai seorang presiden Jokowi harus dengan bijak membaca adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerjanya. Gerakan #2019GantiPresiden ini menurutnya juga sama dengan gerakan Jokowi Dua Periode yang dilontarkan pendukung Jokowi.

“Saya kira seperti itu saja, jadi nggak ada hal-hal yang istimewa lah. Gerakan ganti presiden itu sama dengan gerakan Jokowi dua periode. Nggak ada bedanya, ini sama aja,” pungkasnya.

Sindiran untuk #2019GantiPresiden itu dilontarkan Jokowi saat menghadiri Konvensi Nasional Galang Kemajuan 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 7 April 2018. Jokowi mengatakan yang berhak mengganti presiden adalah rakyat. Tentu semua itu juga atas kehendak Allah SWT.

“Kalau rakyat berkehendak bisa, kalau rakyat nggak mau bisa. Yang kedua, ada kehendak dari Allah SWT,” kata Jokowi yang disambut tepuk tangan relawan.

“Masak pakai kaus itu bisa ganti presiden? Nggak bisa,” tambahnya. (dtc/red)