Pilkada Jawa Timur, Ini Alasan Yenny Wahid Tolak Tawaran Prabowo

86 views

Yenny Wahid usai bertemu Ketua Umum Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Januari 2018.

SpiritNews.Co, Jakarta | Putri kedua presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, menyampaikan sejumlah alasan ihwal dirinya yang tak bisa menerima pinangan Gerindra untuk maju dalam Pilkada Jawa Timur sebagai calon gubernur.

Pertama, ia mengaku tak diizinkan oleh beberapa sesepuh Nahdlatul Ulama ( NU) dan anggota keluarganya.

“Dari sesepuh, bunda saya iya (tidak menginginkan dirinya maju),” kata Yenny seusai bertemu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu, 3 Januari 2018.

Kedua, kata Yenny, dirinya juga memikirkan keutuhan NU di Jawa Timur jika dirinya maju sebagai calon gubernur.

Menurutnya, dirinya memiliki tugas sejarah untuk menjaga keutuhan NU dengan tak memasuki langsung kontestasi politik praktis.

Ia pun mengatakan, NU sudah menyumbangkan dua kader terbaiknya di Pilkada Jawa Timur, yakni Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Karena itu, ia berharap nantinya yang terpilih adalah kader terbaik NU.

“Jadi kita doakan yang paling baik yang akan menang. Dan yang bisa membawa kemaslahatan atau kebaikan utuk masyarakat Jawa Timur,” lanjut Yenny.

Yenny Wahid menolak pinangan Partai Gerindra yang menawarkan dirinya maju sebagai calon gubernur Jawa Timur.

Pemilik nama lengkap Zannuba Arrifah Chafsoh Rahman Wahid itu mengaku sempat ditawari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk maju di Pilkada Jawa Timur.

“Tawaran tersebut saya pertimbangkan dengan matang, tetapi kami keluarga Gus Dur meyakini punya tugas sejarah untuk menjaga bangsa ini dan memastikan keluarga NU (Nahdlatul Ulama) tidak pecah,” kata Yenny di rumah Prabowo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Januari 2018. (red)