Pengurus PWI Kota Cilegon Dilantik, Pemkot Harap Wartawan Nulis Bijak

12 views

CILEGON | Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon resmi dilantik oleh pengurus PWI Provinsi Banten, Rabu (5/9/2018).

Prosesi pelantikan digelar di Kasuari Room, Sari Kuring Indah (SKI) Hotel Kota Cilegon dihadiri dari unsur Pemerintahan Kota Cilegon, LSM, tokoh pers dan industri serta stakeholder lain di Kota Cilegon dan Provinsi Banten.

Ketua PWI Kota Cilegon periode 2018-2021, Adi Adam berharap bisa berkontribusi positif dan memberikan manfaat bagi anggota dan pengurus, selain itu di periode kepengurusannya ia berharap bisa lebih meningkatkan solidaritas dan profesionalisme wartawan di Kota Cilegon.

“Organisasi PWI merupakan organisasi tertua di Indonesia dan di Cilegon terbentuk sejak 2006. Menjalankan organisasi ini tidak mudah, tapi dengan komitmen, keorganisasian tahun ini saya yakin lebih kompak,” ujar Adam dalam sambutan.

PWI sebagai organisasi profesi harus bisa menjadi wadah yang bisa mengarahkan kepada profesionalitas dan komitmen untuk membangun negeri.

Seperti disampaikan Sekretaris PWI Provinsi Banten, Cahyono Adi berharap, PWI Kota Cilegon mampu memberikan dampak positif dan edukasi bagi wartawan.

“Keberadaan PWI Kota Cilegon harus memberikan arti kepada daerahnya sendiri,” ungkapnya.

PWI Kota Cilegon bisa membangun jejaring dan memperkuat kemitraan dengan stakeholder dan industri.

“Saya harap kepada ketua PWI yang baru dilantik bisa membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah dan mitra,” tegasnya.

Sementara itu, Asda 1 Kota Cilegon, Taufiqurrahman selaku wakil dari Pemerintah Kota Cilegon akan mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan PWI Kota Cilegon.

“Pemerintah Kota Cilegon akan terus memberikan dukungan kepada pengurus PWI ini agar terus melakukan kegiatan dan memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Cilegon,” tuturnya.

Saat ini, wartawan menjadi salah satu profesi sentral dan dibutuhkan masyarakat terutama di tangah arus globalisasi informasi. Selain itu banyaknya informasi bohong (hoax) yang bercampur dengan informasi-informasi lain perlu filter terutama dari media dan wartawan.

“Profesi wartawan sekarang menjadi profesi yang sangat penting dan berperan lebih besar daripada yang selama ini,” katanya.

Ia juga sangat mendukung dengan adanya wadah profesi ini dan diharapkan mampu memilah oknum wartawan yang tidak bermedia.

“Saya sangat mendukung wadah wartawan di Kota Cilegon, wartawan yang tidak memiliki identitas yang jelas bisa diketahui. Saya harap wartawan bisa berkontribusi memberikan informasi yang bijak,” pungkasnya. (Adnan)