Penerbangan yang Melintasi Langit Bali Harus Waspada

169 views

Petugas pemantau gunung Agung memantau perubahan bentuk gunung Agung.

SpiritNews.Co, Karangangasem | Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau agar penerbangan yang melintasi langit Bali lebih waspada.

Hal ini menyusul naiknya level Volcano Observatory Notice for Aviation (Vona) atau level peringatan aktivitas gunung api terhadap penerbangan dari kuning ke oranye.

Level ini dinaikkan setelah terjadi gempa tektonik lokal dengan magnitudo 4,2 pada Selasa sore, 26 September 2017. Kabid Mitigasi Gunung Api PVMBG, I Gede Suantika, Rabu, 27 September 2017.

“Yang jelas penerbangan harus waspada,” kata Suantika.

Penetapan status oranye berlaku sejak Selasa. Suantika mengatakan, Vona meliputi empat level yaitu hijau, kuning, oranye dan merah.

Hijau adalah level saat gunung berada dalam kondisi normal, kuning berarti gunung mulai menujukan aktivitas vulkanik sedangkan kuning menunjukan potensi terjadinya letusan sangat tinggi sedangkan merah berarti gunung telah meletus.

Menurut Suantika, pihaknya hanya berwenang menerbitkan informasi, sedangkan kewenangan berkaitan dengan lalu lintas penerbangan bukan kewenangan pihaknya.

Otoritas penerbangan diminta waspada karena bila Gunung Agung meletus maka abu vulkanik bisa mencapai 5-10 kilometer. Dari pantauan memang masih berada pada level 0.

“Kami hanya merekomendasikan pihak penerbangan untuk mewaspadai kenaikan level Vona ini, dengan adanya Vona level oranye ini, pilot harus waspada,” katanya. (red)