Pemkot Cilegon Gelar FGD Analis Risiko Tsunami

60 views

SpiritNews.Co, Cilegon | Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Urgensi Analisis Risiko Tsunami untuk Critical Infrastructure dalam Menunjang Zonasi Kebencanaan di Kawasan Industri dan Perkotaan, di Aula BAPPEDA Kota Cilegon, Rabu, 14 Februari 2018.

Kegiatan FGD tersebut membahas mengenai Asean Regional Disaster Emergency Response Simulation Exercise (ARDEX).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati yang membuka acara FGD tersebut dalam sambutannya merasa bangga akan diadakannya kegiatan ARDEX pada tahun 2018.

“Saya sangat bangga dan menyambut baik dengan adanya ARDEX di Kota Cilegon. Ini merupakan langkah positif dalam menciptakan Kota Cilegon yang memiliki kesiapan serta ketangguhan dalam menghadapi bencana,” ucapnya.

Sekda juga mengapresiasi mengenai sistem zonasi industri yang memiliki dasar hukum sehingga dalam penerapannya lebih tertib dalam penanggulangan bencana.

Dikatakan Sari Suryati, Kota Cilegon adalah sebuah kota di Provinsi Banten yang berada di ujung Barat laut Pulau Jawa, di tepi Selat Sunda, dimana memiliki tingkat kerawanan bencana yang sangat tinggi.

“Kota Cilegon juga merupakan kota dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi, yang didominasi oleh pertumbuhan industri berat dan petrokimia yang cukup pesat, untuk itu perlu penanganan khusus jika terjadi bencana,” tuturnya.

Di akhir sambutannya Sari Suryati berharap seluruh aparatur Pemerintah, Masyarakat dan dunia Usaha Daerah Kota Cilegon dapat terus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman, akan potensi bencana yang ada di Kota Cilegon. (Adnan)