Pak Salim Terharu Saat Menerima Bantuan Zakat dari Personil Polda Banten

17 views

 

Spiritnews.co | Serang – Isak tangis seorang laki-laki paruh baya, Salim (45) warga lingkungan Siwor, Kelurahan Banjar Sari, Kecamatan Cipocok Serang, saat menerima bantuan Zakat Penghasilan dari Personil dan keluarga besar Polda Banten, Jum’at sore (01/02/2019) pukul 17.00 WIB.

Salim yang menderita lumpuh pada kedua kakinya tidak bisa menutupi keharuannya dalam menerima bantuan penyaluran zakat dari personil Polda Banten.

“Ya Allah, Syukur Alhamdulillah, terima kasih banyak yah pak, telah membantu saya yang tinggal seorang diri di rumah ini. Saya tidak bisa bekerja lagi untuk mencari nafkah pak, hanya bantuan dari saudara-saudara serta tetangga saya untuk makan saya sehari – hari pak. Mudah-mudahan berkah bagi kami dan dimurahkan rezeki bapak. Amin,”terang Salim

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P SIK MH menyebutkan dirinya beserta tim telah menyalurkan zakat dari personil dan keluarga besar Polda Banten kepada masyarakat yang tidak mampu di wilayah hukum Polda serta polres dan polsek jajaran, atas instruksi bapak kapolda banten. Kegiatan ini merupakan program keimanan dan kemanusian melalui pengumpulan dan penyaluran zakat pendapatan Polda Banten dan Polred/Ta jajaran, serta Program Polisi Peduli dan berbagi Jum’at Barokah Polda Banten.

“Alhamdulillah, Polisi Peduli dan Berbagi Jum’at Barokah Polda Banten dengan memberikan bantuan sembako yang berisikan beras, minyak goreng, mie instan serta lainnya yang diberikan kepada warga yang kurang mampu, kaum Dhuafa, serta lainnya,”terang Edy

Dijelaskan Kabid Humas, kegiatan ini bertemakan mari kita jaga lingkungan dan situasi Khamtibmas yang aman dan kondusif.”Kami memberi bukan berarti lebih, melainkan adanya rasa kepedulian kami terhadap masyarakat atau saudara kami yang kurang mampu di wilayah hukum Polda Banten. Insyaallah Barokah serta bermanfaat bagi bapak/ibu yang menerimanya. Mohon doanya yang terbaik untuk Polisi Indonesia,”tutup Edy. [jukisan/dewi]