Mahasiswa Banten Gelar Unjuk Rasa Tolak Revisi UU MD3

102 views

SpiritNews.co, Serang | Aksi untuk menolak revisi UU MD3 oleh DPR. kembali dilakukan
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang, aksi kali ini dilakukan di Kantor DPRD Provinsi Banten, Curug Kp3B Kota Serang, Rabu 28/2/2018.

Kegiatan yang diawali dengan long march dari Ciceri Kota Serang ke Kawasan KP3B Kota Serang berlangsung rusuh. Adu jotos antar mahasiswa dengan aparat kepolisian tidak terhindarkan.

Pantauan wartawan, kerusuhan terjadi saat mahasiswa bersi keras ingin bertemu dengan pimpinan DPRD Banten. Sementara pihak DPRD Banten enggan menemui dengan alasan para pimpinan sedang tidak ada di kantor.

Personel polisi dan mahasiswa terlihat terkena imbas dari kerusuhan tersebut. Kedua belah pihak memar pada bagian wajah. Beruntung tidak terlalu parah. Aksi dilanjutkan dengan membakar ban bekas di depan kampus II UIN Banten.

Koordinator Lapangan, Riyan Alfian, mengatakan. Pihaknya tidak bermaksud untuk membuat kerusuhan. Menurutnya, mahasiswa hanya ingin menyampaikan rekomendasi dan bertemu dengan pimpinan DPRD Banten.

“Bagi PMII, DPR sudah keterlaluan, harus mendengar aspirasi kita, mengapa bertemu aja begitu sulit,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Cabang PMII Kota Serang, Abdul Rahman Ahdori menuturkan, keberadaan UU MD3 tidak perlu direvisi total. Menurut dia, UU MD3 harus pro terhadap rakyat. Jangan justru menyempitkan ruang demokrasi.

“Bagi kami, pasal 73, pasal 122, dan 245 sudah sangat berbahaya, jika kemudian disahkan. Kamipun menuntut kepada pemerintah agar segera menyikapi hal ini,” ucapnya.

Ia beralasan, DPR cukup membuktikan kinerjanya. Tidak harus banyak merubah regulasi yang memicu pergolakan di masyarakat. (dewi/red)