Lomba Mancing Selat Sunda Jadi Wisata Laut

16 views

SERANG | Sebagai bagian dari rangkaian Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2018, Lomba Mancing Selat Sunda sukses digelar, Minggu (2/9/2018). Lomba ini pun diikuti tidak hanya oleh masyarakat Kabupaten Serang, tetapi juga dari sejumlah pemancing dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Peserta lomba dilepas oleh Wakil Bupati Pandji Tirtayasa di Pelabuhan Paku, Kecamatan Anyar.

“Kabupaten Serang punya potensi laut yang menjadi kekuatan ekonomi, sehingga AKCF kami dorong menjadi agenda tahunan. Lomba mancing sendiri salah satu upaya kami menggerakan ekonomi sektor kelautan,” ujarnya kepada para wartawan, 2 September 2018.

Pandji menambahkan, melalui lomba mancing yang menjadi ikon AKCF, Pemkab Serang ingin mengajak wisatawan menikmati keragaman potensi di Anyer, yang tidak hanya potensi pantai.

“Panjang pantai di Kabupaten Serang sekira 60 kilometer, ini potensi wisata yang bisa menggerakan ekonomi masyarakat. Melalui lomba mancing juga, kami ingin mendoron potensi itu, potensi wisata laut,” ujarnya.

Pandji mengapresiasi peserta yang berasal dari sejumlah daerah luar Banten. Ia berharap, para peserta dari luar daerah ikut mempromosikan AKCF serta potensi wisata di Kabupaten Serang.

“Kami tidak hanya sekadar menggelar lomba mancing, tetapi juga disisipi dengan misi menjaga laut. Sehingga, peserta terlebih dahulu diberikan paparan tentang cara memancing yang ramah lingkungan dan menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia juga berharap melalui lomba mancing ini, dapat menjadi energi semangat bagi para nelayan. Menurutnya, nelayan harus terus dikembangkan karena menjadi salah satu profesi yang membantu perekonomian masyarakat secara umum.

“Jangan sampai nelayan alih profesi,” pungkasnya.

Lomba mancing sangat meriah karena diisi juga oleh lomba perahu hias. Uniknya, tidak hanya perahu yang dihias, juga terdapat para perempuan yang bersolek layaknya bidadari yang ikut dalam perahu. Kegiatan lancar karena kerjasama baik pihak Polri, TNI, dan Badan Penanggulangan Bencana.

Lokasi mancing sendiri berada di perairan Pulau Sangiang dengan memperhatikan keamanan Anak Gunung Krakatau (GAK) yang beberapa bulan lalu sempat erupsi. Namun saat lomba, pihak berwenang, G A K dinyatakan dalam status aman.

Ketua Pelaksana AKCF, Agus Erwana menuturkan, beberapa event rangkaian AKCF telah dilakukan yakni Ngagurah Dano dan dan lomba mancing.

“Anyer memiliki potensi wisata yang besar dan melalui event ini bisa mendongkrak agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Kata Agus, AKCF sudah menjadi agenda rutin setiap tahun yang dilakukan Pemkab Serang dengan rangkaian kegiatan sebagai bahan sosialisasi diluar.

“Setelah ini, juga akan adakan AKCF Expo di halaman Pendopo Kabupaten Serang yang akan menampilkan pameran pembangunan dan pagelaran kesenian,” tuturnya.

Sementara itu, pemenang lomba mancing kategori hobi diperoleh oleh Rio yang mendapatkan ikan kue mangnyun dengan berat 32 kg, kategori katir didapatkan Mad Isa jenis ikan ayam-ayam 3,15 kg, kategori nelayan motor diperoleh Eng Kan jenis ikan Lapeh berat 0,80 ons. (Dewi)