KPU Kota Solok Gelar Sosialisasi Pemilu bagi Pemilih Pemula

171 views

Ilustrasi Pemilihan Ketua OSIS

SpiritNews.Co, Solok | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok gencar melakukan sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) di SMA, SMK dan MAN. Hal tersebut dilakukan dalam rangka edukasi kepada para pelajar yang akan segera menjadi pemilih pemula. Hal tersebut dikatakan Ketua KPU Kota Solok, Budi Santosa.

Dia mengatakan, kegiatan pembekalan tentang demokrasi dan pemilu dilakukan dengan diskusi atau pemilihan Ketua Kelas dan Ketua OSIS dengan model seperti Pemilu.

Dengan begitu integritas calon pimpinan OSIS untuk pemahaman demokrasi dan peningkatan kegiatan siswa di sekolah tentang demokrasi dan pemilu menjadi lebih mudah.

Kegiatan yang dilakukan adalah diskusi di Kantor KPU Kota Solok, Senin, 18 September 2017, yang mengundang perwakilan peserta didik tingkat SMA/SMK/Man sebanyak 100 orang siswa, dan Pemilihan Ketua OSIS, Sabtu, 16 September 2017, di MTSN Solok.

“Kegiatan seperti itu penting dalam rangkat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman terhadap proses demokrasi dan pemilu,” kata Budi Santosa, Kamis, 21 September 2017.

Budi berharap, selain dapat menambang pengetahuan, diskusi juga dapat melahirkan pemimpin yang berintegritas dan amanah.

“Dimulai dari sekolah kita masing-masing, dari diskusi hingga penyelenggaraan Pemilihan Ketua Kelas dan Ketua OSIS,” kata Budi.

Materi yang sering dibawa adalah mengupas manajemen kepemimpinan dan organisasi, manajemen strategik/penyusunan visi, misi, tujuan dan program kerja, sosialisasi dan penggalanan masa dan menguraikan tentang teknis penyelenggaraan pemilu yang demokratis.

Untuk kegiatan pemilihan Ketua Kelas dan Ketua OSIS, dibentuk sedemikian rupa sehingga serupa dengan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS, yang dilaksanakan siswa-siswa, sehingga menjadi bekal pengetahuan sebagai pemilih pemula dalam pemilu tahun 2019 mendatang.

“Dengan dibantu dan difasilitasi oleh KPU Kota Solok, kegiatan pemilihan Ketua OSIS, dapat menjadi media pembelajaran bermanfaat bagi siswa, baik dalam memilih pemimpin dan proses pergantian pemimpin secara konstitusional, dan sarana bagi Ketua OSIS terpilih untuk memperoleh legitimasi serta wanaha bagi warga sekolah untuk berpartisipasi. Dengan kegiatan yang kita laksanakan hari ini, maka sekolah secara aktif telah mewujudkan (secara langsung) pembelajaran pesta demokrasi kepada seluruh siswa,” kata Budi. (EYN)