KPU Cilegon Akan Pidanakan Orang yang Mengajak Golput

316 views

SpiritNews.Co, Cilegon | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon sudah menyiapkan banyak surat suara braile kepada penyandang tuna netra dan juga sudah menyiapkan kursi roda untuk masyarakat yang lumpuh dan ingin datang ke TPS di tempatnya.

KPU Cilegon juga bersosialisasi kepada warga jika ada saudara atau tetangganya yang lumpuh atau tunanetra bisa diberitahukan kepada pihak KPU Cilegon agar diberikan fasilitas yang sesuai dengan kekurangannya.

Ketua KPU Cilegon, Fattulah mengatakan, untuk pemilih disabilitas mempunyai banyak kategori, ada yang lumpuh, tunanetra, tunadaksa dan lainnya.

“KPU Cilegon sudah melayani dengan 1 kelengkapan penghitungan suara dengan surat suara braile yaitu surat suara yang berbeda dengan surat suara yang lain. Alat berupa braile ini akan diraba oleh tunanetra sebagai keterwakilannya aspirasi untuk memilih. Penyandang tunanetra ini rata-rata tidak sekolah SLB. Ini satu problem yang besar untuk KPU Cilegon. Jadi walau pun dengan alat bantu, mereka tidak bisa apa-apa. Ini juga perlu perhatian agar membedakan penyandang yang berpendidikan dan yang tidak sekolah,” ujar Fattulah, Jumat (17/03/2017).

Ia menjelaskan, bahwa untuk pemilih disabilitas penyandang seperti lumpuh, pihaknya melakukan komunikasi dan merujuk kepada Undang-Undang yang berlaku untuk memfasilitasinya, seperti mendatangi ke rumahnya atau memberikan fasilitas kursi roda agar dia datang ke TPS dan fasilitas yang lainnya.

“Jadi untuk Pilkada kali ini berjalan lancar dengan baik. Untuk pemilih yang golput kita tidak bisa menindak dan tidak ada regulasi yang jelas secara hukum jika orang itu tidak mau memilih sendiri, tetapi kita akan menindak orang yang mengajak untuk golput dan bisa dipidanakan,” ujarnya. (Firnanda Adi Saputra)