KPK Tetapkan Miryam Haryani Tersangka Keterangan Palsu

220 views

Miryam S Haryani.

SpiritNews.Co, Jakarta | Mantan Anggota Komisi II Fraksi Partai Hanura, Miryam S Haryan‎i resmi ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012.

“KPK menetapkan satu orang sebagai tersangka yaitu masih anggota DPR RI, MSH (Miryam S. Haryani), diduga sengaja tidak memberikan keterangan benar dalam persidangan,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dikantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, 5 April 2017.

Febri menambahkan, dengan memberikan keterangan yang tidak benar alias palsu dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta terkait perkara korupsi e-KTP, politikus Partai Hanura itu pun dijerat Pasal 22 juncto Pasal 35 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“MSH merupakan tersangka keempat yang ditetapkan KPK terkait kasus e-KTP. Tersangka disangkakan melanggar Pasal 22 juncto Pasal 35 UU Tipikor,” kata Febri.

Sekadar diketahui, Pasal 22 Undang-Undang Tipikor berbunyi: Setiap orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28, Pasal 29, Pasal 35, atau Pasal 36 yang dengan sengaja tidak memberi keterangan atau memberi keterangan yang tidak benar, dipidana dengan pidana penjara singkat 3 tahun dan paling lama 12 tahun. (red)