KPK Kembali Panggil GM Indonesia Power Banten

223 views

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

SpiritNews.Co, Serang | General Manager (GM) Indonesia Power Unit Jasa Pembangkitan PLTU Banten 3 Lontar, Daniel Eliawardhana dipanggil ulang oleh penyidik KPK.

Pemanggilan ulang itu terkait kasus suap perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) tahun 2016 hingga 2017.

Yang bersangkutan akan diperiksa untuk tersangka APK (Adiputra Kurniawan),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Kamis, 19 Oktober 2017.

Penyidik KPK telah memanggil Daniel pada Selasa lalu, 17 Oktober 2017. Namun ia tidak hadir karena surat panggilan yang dikirim KPK tidak sampai.

“Saksi ketika itu tidak hadir karena surat panggilannya retur,” ucap Febri.

Indonesia Power merupakan salah satu anak Perusahaan PT PLN (Persero). Perusahaan itu menjadi penyedia tenaga listrik melalui pembangkitan tenaga listrik juga sebagai penyedia jasa operasi dan pemeliharaan pembangkit listrik di Indonesia.

Belum diketahui kaitan antara Daniel selaku GM Indonesia Power dengan kasus yang melibatkan Dirjen Hubla.

Dalam kasus itu KPK menangkap Dirje Hubla Antonius Tonny Budiono pada 23 Agustus 2017 di rumah dinasnya di Jakarta. Saat operasi tangkap tangan (OTT) itu KPK menemukan uang sejumlah Rp 20 miliar dan beberapa kartu ATM dengan total saldo Rp 1,174 miliar.

KPK menduga uang itu merupakan pemberian suap dari Komisaris PT Adhiguna Kerukatama, Adiputra Kurniawan. Pemberian suap terkait proyek pengerjaan pengerukan pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. (red)