Kepala BPJS Cabang Cilegon: Walaupun BPJS Mengalami Defisit Pelayanan Pasien Harus Tetap Optimal

14 views

Cilegon | Kepala Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Cilegon, Aang M Muchyi mengatakan, saat ini pihaknya mengalami defisit (kekurangan anggaran belanja), untuk mengatasi pembayaran ke Rumah Sakit (RS), klinik, dan puskesmas, BPJS Kesehatan memiliki sistem Supply Chain Financing. Selasa 25 Sept 2018

“Supply Chain Financing adalah, fasilitas pinjaman bank yang akan dimanfaatkan oleh rumah sakit untuk pelayanan pasien BPJS, ketika BPJS mengalami keterlambatan pembayaran,” terangnya saat ditemui di Kantornya

Ia juga mengatakan, jaminan untuk pinjaman bank yang sudah bekerja sama dengan BPJS yaitu, berupa piutang antara RS dengan BPJS. “Cara peminjamannya itu, ketika jumlah piutang terhadap rs yang sudah di setujui oleh kami, maka nanti kita akan menginformasikan ke pihak bank bahwa memang benar kita memiliki piutang dengan rs tersebut dengan jumlah sekian, nanti pihak bank akan melakukan verifikasi ke kita,” jelasnya

Sebetulnya, lanjut Aang, RS bisa meminjam langsung ke bank jika membutuhkan untuk keperluan pasien BPJS. “Sebenernya jika BPJS telat membayar dan rs lagi membutuhkan dana bisa langsung melakukan peminjaman khusus untuk keperluan BPJS aja, nanti pihak BPJS yang akan melakukan pelunasannya,” ungkapnya

Ia juga mengimbau kepada pihak RS, klinik, dan puskesmas yang bekerja sama dengan BPJS, untuk selalu melayani pasien BPJS. “Jadi tidak ada alasan untuk pihak RS, klinik, atau puskesmas, tidak melayani pasien BPJS karena pihak kami sedang mengalami defisit,” tuturnya. (Adnan)