Kemandirian Pangan Upaya Peningkatan Kesejahteraan

202 views

SpiritNews.Co, Solok | Walikota Solok, Zul Elfian mengatakan, kemandirian pangan merupakan upaya terbaik dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut dikatakannya dalam acara peringatan Hari Krida Pertanian ke-45 di Gedung Kubuang 13, Rabu, 18 Oktober 2017.
Walikota menjelaskan, Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki potensi sumber daya pertanian yang berlimpah untuk memproduksi kebutuhan bahan pangan. Begitupun Kota Solok walaupun lahan pertanian semakin berkurang tetapi potensinya masih cukup besar dan hal tersebut adalah modal guna peningkatan produksi komoditas strategis terutama padi, jagung, sayur-sayuran dan buah-buahan serta komoditas perkebunan dan perternakan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri DPRD Kota Solok, Forkompinda, Ketua TP PKK, GOW, dan DW Kota Solok, Ketua MUI, LKAAM, KAN, Bundo Kanduang, Kepala Dinas, Badan dan Kantor yang terkait se Kota Solok, Camat dan Lurah se-Kota Solok, Ketua Dekopinda, Ketua KTNA, Pengurus Koperasi, Pelaku usaha UKM, Kelompok Tani dan para kader serta tamu undangan lainnya.

Zul Elfian juga menjelaskan, pemerintah secara nasional telah menetapkan 4 target utama, pembangunan pertanian ke depan yaitu pencapaian swasembada pangan dan swasembada berkelanjutan, peningkatan diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Untuk mencapai target utama pembangunan pertanian tersebut tentunya tidaklah mudah. Karena saat ini kita sedang dihadapkan pada kondisi dan tantangan terjadinya fenomena perubahan iklim global yang memerlukan upaya antisipasi dan strategi yang tepat, di samping itu berbagai permasalah baik internal maupun eksternal juga semakin kompleks,” kata Zul Elfian.

Untuk menghadapi berbagai kondisi tersebut pemerintah secara nasional menerapkan strategi 7 gema revitalisasi, yaitu revitalisasi lahan, revitalisasi perbenihan dan pembibitan, revitalisasi infrastruktur dan sarana, revitalisasi sumber daya manusia, revitalisasi pembiaayaan petani, revitalisasi kelembagaan petani, serta revitalisasi teknologi dan industri hilir.

“Saya mengharapkan agar penyelenggaraan peringatan HKP yang ke 45 kali ini, tidak sekedar bermakna seremonial belaka, namun benar-benar dapat memberikan semangat dan motivasi bagi masyarakat pertanian Kota Solok untuk mengembangkan pertanian lebih maju dan mensejahterakan rakyat,” kata Zul Elfian. (EYN)