Kehabisan Tiket, Penumpang Terlantar di Stasiun KA Rangkasbitung

475 views

SpiritNews.Co, Lebak | Arus balik libur tahun baru di Stasiun Kereta Api (KA) Rangkasbitung mulai terasa. Ribuan calon penumpang saling berdesakan untuk mendapatkan tiket. Namun, terbatasnya jumlah tiket mengakibatkan ribuan calon penumpang terlantar di Stasiun KA Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (02/01/2017).

Antrian penumpang yang akan membeli tiket mengular hingga ke luar stasiun. Bahkan tidak sedikit penumpang yang tidak kebagian tiket lantaran kehabisan, dan terpaksa harus menunggu keberangkatan pada jam berikutnya hingga loket pembelian tiket kembali dibuka.

Dalam satu keberangkatan, tiket KA semua tujuan dibatasi sesuai kapasitas, sehingga para penumpang disesuaikan dengan jumlah sit dan jumlah penumpang yang berdiri.

“Pada arus balik libur tahun baru ini, kapasitas penumpang naik hingga 60 persen. Ada yang menunggu keberangkatan, ada juga yang tidak kebagian tiket, dan mereka yang tidak kebagian tiket diharapkan mau menunggu untuk keberangkatan berikutnya. Diperkirakan arus balik libur tahun baru pada hari ini mencapai 6000 hingga 7000 penumpang. Mereka rata-rata pegawai yang akan kembali bekerja di Jakarta,” kata Kepala Stasiun Rangkasbitung, Endarno saat ditemui di ruangannya, Senin (02/01/2017).

Akibat kehabisan tiket, penumpukan ribuan penumpang di Stasiun KA Rangkasbitung terjadi hingga sore ini. Lagi-lagi para penumpang harus terlantar, dan menunggu kereta berikutnya. Bahkan banyak pula penumpang yang terpaksa kembali ke rumah karena tak tahan menunggu antrian.

Para penumpang terlantar tersebut mengeluhkan pembatasan tiket yang disediakan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada setiap harinya, dalam satu pemberangkatan penjualan tiket cukup terbatas.

Padahal, penumpang yang menggunakan moda transportasi kereta api pada musim libur tahun baru ini tidak sedikit jumlahnya, tak jarang para penumpang kerap mengeluhkan keterbatasan tiket di stasiun KA Rangkasbitung. Lagi-lagi para penumpang terlantar dan terpaksa harus menunda keberangkatannya lantaran tidak kebagian tiket.

Dikatakan Sanim, penumpang asal Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten ini, mengaku kesal karena tidak kebagian tiket. Dirinya terpaksa harus menunda keberangkatan hingga esok hari.

“Lagi-lagi kehabisan tiket, dari jam 10 ikut antri tapi sulit buat sampai ke depan loket. Antriannya cukup padat. Kalau sudah seperti ini terpaksa harus menunda keberangkatan dan kembali ke rumah, dari pada harus terlantar di sini. Paling besok pagi berangkatnya. Harusnya sistemnya dibenerin lagi agar tidak seperti ini. Kan kasian sama penumpang yang dari jauh, pada terlantar nunggu tiket kereta yang keberangkatannya lain jam dan harus menunggu ber jam-jam,” kata Sanim saat ditemui di Stasiun KA Rangkasbitung, Senin (02/01/2017). (red)