Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Tanjakan Emen Subang

65 views

SpiritNews.Co, Subang | Kecelakaan maut terjadi di kawasan Tanjakan Emen, Jalan Raya Bandung- Subang, Kampung Cicenang, Ciater Subang, Jawa Barat, Sabtu, 10 Februari 2018, pukul 17.00 WIB. Kecelakaan yang melibatkan sebuah bus pariwisata itu menelan korban jiwa hingga 27 orang.

Kabid Humas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto mengatakan, Bus Parawisata datang dari arah Bandung menuju Subang.

“Sesampainya di turunan kendraan Bus terbalik dan menabrak Sepeda motor Honda Beat Nopol T 4382 MH,” kata Hari seperti dilansir dari kompas.com, Minggu, 11 Februari 2018.

Kapolres Subang AKBP M Joni mengatakan, bus tersebut memiliki nomor polisi F 7959 AA. Menurut data yang didapat, bus pariwisata tersebut berisikan 50 orang penumpang. Mereka adalah rombongan wisatawan dari Tangerang Selatan.

Para wisatawan ini baru saja meninggalkan wisata kawah Gunung Tangkuban Parahu di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, untuk kembali pulang ke Tangerang Selatan via Tol Cikopo-Palimanan yang bisa diakses dari Gerbang Tol Subang Kota.

Setelah keluar dari gerbang Tangkuban Parahu, bus harus melewati turunan panjang sekitar kurang lebih dua kilometer.

Saat melewati turunan panjang yang curam dan berkelok-kelok di tengah kebun teh dan hutan pinus itulah bus mengalami kecelakaan tragis.

“Saat melintas turunan panjang dan berkelok, bus tidak terkendali karena diduga rem blong dan menabrak sepeda motor dengan nomor polisi T 4382 MM. Bus kemudian menabrak tebing sebelah kiri jalan dan terguling di bahu jalan,” ujar Joni.

Data terakhir yang dirilis RSUD Subang menyatakan, jumlah korban yang tewas dalam kecelakaan itu mencapai 27 orang.

“Sebanyak 27 yang Meninggal Dunia, 18 mengalami Luka berada di IGD. Semuanya berasal dari penumpang Bus,” kata Kasubag Humas RSUD Subang Mamat Budirakhmat kepada Tribun Jabar, di depan ruang jenazah RSUD Subang, Sabtu malam.

Menurut Mamat, 27 orang kroban meninggal dunia telah dimasukan ke ruang jenazah sejak pukul 21.50 WIB. Mereka belum teridentifikasi. Sementara mengenai korban luka, kata Mamat, rata-rata mengalami patah tulang kaki, tangan, dan pinggul, serta luka berat di kepala.

Berikut nama korban yang kini sedang dirawat di IGD RSUD Subang:

Luka ringan:

1. Sawiah (41) perempuan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan

2. Junaenah (58) perempuan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan

3. Dahlia (46) Ciputat Timur, Tangerang Selatan

4. Euis Indrawati Gufron (51), Ciputat Timur, Tangerang Selatan

5. Dewo (57) perempuan, ibu rumah tangga, warga Ciputat Timur, Tangerang Selatan

6. Saanih (51), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan

7. Naman (42), laki-laki, Ciputat Timur, Kab. Tangerang Selatan

8. Yeti Munjiawati (48), perempuan, Cipatat timur, Kota Tangerang

Luka berat:

1. M. Abdul Fatih (9), laki-laki, pelajar, Ciputat timur, Tangerang Selatan

2. Supriyono (58), laki-laki, swasta, Ciputat timur, Tangerang Selatan

3. Darsinah (65), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan

4. Nasiah (57), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan

5. Samirah (52), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan

6. Satiah (56), perempuan, ibu rumah tangga, Ciputat Timur, Tangerang Selatan

7. Kanah (66), perempuan, Ibu rumah tangga, Ciputat timur, Tangerang Selatan

8. Elmira (3), Ciputat timur, Tangerang Selatan

(kpc/red)