Kasus Suap Bupati Jombang Pake Kode ‘Arisan’

46 views

Bupati Jombang Nyono Suharli.

SpiritNews.Co, Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Nyono Suharli Wihandoko yang merupakan Bupati Jombang sebagai tersangka kasus penerimaan dana suap dari pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Inna Sulistyawati.

Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan, suap tersebut untuk memuluskan langkah Inna menjadi Kadinkes definitif. Kode “arisan” digunakan dalam aksi suap-menyuap ini.

“Dalam komunikasi-komunikasi digunakan kode ‘arisan’ untuk pengumpulan uang tersebut di level kadis ke bawah,” ujar Febri seperti dilansir dari okezone.com, Minggu, 4 Februari 2018.

Febri juga menjelaskan, pengumpulan uang suap yang berasal dari sumber dari pungutan liar (pungli) itu melibatkan beberapa pihak.

“Ada yang ngumpulin, ada beberapa pihak ya tidak langsung,“ papar Febri.

Atas perbuatannya, Inna disangka melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 5 Ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara, NSW sendiri disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (okz/red)