Kasus Pembunuhan di Bekasi Utara, Ini Penjelasan Polres Metro Bekasi Kota

181 views

SpiritNews.Co, Bekasi | Dalam kasus pembunuhan di Bekasi Utara, juru bicara Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari, mengungkapkan sejumlah luka-luka di tubuh Mashita Oktavia.

Gadis 17 tahun itu tewas mengenaskan setelah dibacok menggunakan celurit, pada bagian bawah leher sebelah kiri dan kanan, oleh orang tak dikenal, ketika berhenti di depan Perumahan Alinda I, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Sabtu dinihari, 9 Desember 2017.

Saksi mata di lokasi, Hartati (45) menerangkan, bahwa sekitar pukul 01.30 WIB, saksi melihat korban berhenti dengan sepeda motornya jenis Yamaha Mio warna merah dengan nopol B 3635 FMM di depan gerbang Perumahan Alinda Kencana.

“Setengah jam kemudian ada orang laki-laki datang dari belakang,” katanya ketika memberikan keterangan kepada Polisi, Sabtu, 9 Desember 2017.

Orang tak dikenal tersebut lalu menarik korban ke belakang lalu menghujaminya dengan senjata tajam jenis celurit. Korban pun langsung tergeletak bersimbah darah. Puas dengan perbuatannya, pelaku meninggalkan korban menuju ke arah dalam perumahan Permata sambil berjalan kaki.

Adapun ciri-ciri pelaku menurut saksi, tinggi sekitar 165 cm, berkulit sawo matang, menggunakan switer berwarna biru dongker.

Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, korban tewas karena luka bacok di bagian perut sebelah kiri, leher kiri bawah, dan pinggul kiri belakang.

“Korban meninggal di lokasi kejadian karena lukanya cukup parah,” kata Erna kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Erna mengatakan, jasad perempuan malang akibat pembunuhan sadis tersebut sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi. Polisi dari Bekasi Utara dan Polres Metro Bekasi sedang menyelidiki kasus tersebut. “Tersangka masih berupaya diidentifikasi,” katanya. (Fikri)

 

Bekasi Utara Kasus Pembunuhan Polres Metro Bekasi Kota