Kantor KPU Jayawijaya Diserang dan Diblokade Massa

98 views

Kantor KPUD Jayawijaya, Papua, terlihat dalam kondisi rusak setelah di rusak massa.

SpiritNews.Co, Wamena | Kurun waktu dua hari ini, ratusan warga menduduki kantor KPU Kabupaten Jayawijaya, Papua, guna mencegah pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Jayawijaya mendaftarkan diri pada pilkada serentak tahun 2018.

Aksi penyerangan pertama kali dilakukan oleh kelompok massa pendemo yang melempari kandidat yang hendak mendaftar dengan batu dan panah saat masuk ke kantor KPUD, Selasa, 9 Januari 2018, sehingga kaca-kaca dari kantor yang baru diresmikan 3 hari lalu oleh ketua KPU RI hancur dari lantai satu dan lantai dua.

Selain kaca, aparat keamanan pun terkena lemparan batu hingga mengambil langkah tegas untuk membubarkan massa.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kasus perusakan kantor KPU Jayawijaya dan sejumlah kendaraan.

Ia mengklaim, pihaknya sudah berupaya secara maksimal melakukan penjagaan di kantor KPUD sejak pendaftaran dimulai dari 8 Januari 2018 kemarin. Bahkan kepolisian sudah memberikan sosialisasi kepada pendemo soal itu.

“Jadi ada massa dari kelompok yang sebelumnya menyatakan maju sebagai kepala daerah di sini. Namun, disinyalir kedua tokoh itu tidak mendapatkan partai. Hal ini membuat mereka marah,” terangnya.

Informasi yang diterima dari beberapa sumber, pilkada di Kabupaten Jayawijaya hanya diramaikan satu calon yang diusung hampir seluruh partai, yakni pasangan John R Banua dan Martin Yogobi yang saat ini menjabat sebagai wakil bupati Jayawijaya.

“Jadi. Ada kelompok massa yang tak terima ketika mereka mendaftar hari ini. Akhirnya bentrokan tidak dapat dihindari antara massa pendukung dan terjadilah perusakan terhadap kantor KPU, mobil aparat, dan kendaraan lain. Kemudian massa menganiaya anggota sekretariat KPU. Jadi ini sendiri sudah termasuk pelanggaran kriminal yang perlu ditindak tegas,” kata Kapolres.

Provokator akan ditindak

Kapolres menegaskan, para koordinator aksi yang memprovokasi massa akan ditindak tegas.

“Namun terlebih dulu melakukan inventarisir terhadap kerusakan-kerusakan dan ada pasal yang mengatur dari undang-undang KPU dan hukum pidana,” bebernya.

Bentrokan ini menyebabkan dua unit mobil rusak dan kaca kantor KPU Jayawijaya pecah terkena lemparan batu. Bahkan dua anggota Polri bernama Bripka Rahman dan Bripka Umais, yang tengah bertugas, terkena lemparan batu liar.

Berdasarkan data yang diperoleh awak media, bentrokan terjadi antara kelompok Relawan Gabungan Paslon Jawek (Jimi Asso dan Wemban Kogoya), relawan Hantor Matuan, tim relawan Yuwek (Yunus Matuan dan Mesak Wakerkwa) dengan kelompok pendukung bakal calon bupati Jhon Ricard Banua pada pukul 14.12 WIT.

Ketegangan timbul ketika massa kelompok relawan gabungan yang tengah melakukan aksi demo damai di depan kantor KPU Jayawijaya sejak pagi pukul 10.00 WIT, melarang pasangan Jhon Ricard Banua-Martin Yogobi melakukan pendaftaran.

Puncaknya, saat massa relawan gabungan melakukan pelemparan batu terhadap massa Jhon Ricard Banua yang hendak memasuki kantor KPUD Jayawijaya. Aksi saling serang menggunakan batu pun tak bisa terhindari hingga menyebabkan kaca kantor KPUD Jayawijaya pecah, termasuk dua unit mobil.

Bantah penyerangan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 9 Januari 2018, membantah adanya aksi penyerangan ke kantor KPU Jayawijaya. Ia menyebut hanya aksi blokade saja.

“Tidak ada penyerangan, yang ada hanyalah pemalangan oleh kelompok masyarakat, namun sudah ditangani aparat Polres Jayawijaya dan saat ini pemalangan masih berlangsung,” kata Kamal saat ditemui di Mapolda.

Kamal menegaskan, pihaknya telah menurunkan 30 personel aparat kepolisian untuk melakukan pengamanan di kantor KPU Jayawijaya.

“Kami bertugas melakukan pengamanan dan akan terus dilakukan pengamanan di Kantor KPUD Jayawijaya. Ada 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) aparat gabungan Polres Jayawijaya dan Brimob bertugas di KPUD,” tegas mantan Wakapolres Depok ini. (red)

Kantor KPU Jayawijaya KPU Jayawijaya Wamena