Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah Menjerat Bupati Klaten

468 views

SpiritNews.Co, Jakarta | Penyidik KPK telah memeriksa 36 saksi dalam kasus dugaan suap terkait promosi jabatan di Pemerintah Kabupaten Klaten. Dari para saksi yang diperiksa, ada beberapa jabatan yang menjadi perhatian KPK.

“Ya, sejumlah saksi kita periksa, dijadwalkan sekitar 36 hari ini. Ada salah satu jabatan yang kita perhatikan adalah kepala SD dan staf kecamatan,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2017).

Febri menyebut uang yang disita ketika operasi tangkap tangan dan penggeledahan memang terindikasi terkait dengan jabatan yang diperjualbelikan. Namun penyidik KPK masih memerlukan klarifikasi terhadap para saksi terkait hal itu.

“Memang uang sekitar Rp 2 miliar yang kita dapatkan pada saat operasi tangkap tangan dan kemudian ada uang yang kita dapatkan dalam proses penyitaan dua kali berikutnya di Klaten itu diindikasikan berasal dari banyak pihak terkait dengan jabatan dan hal-hal yang lain yang perlu didalami lebih lanjut,” ujar Febri.

Salah satu tersangka yang ditetapkan KPK adalah Suramlan. Dia merupakan Kepala Seksi Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Klaten. KPK menyebut Suramlan sebagai pemberi suap kepada Bupati Klaten Sri Hartini, yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

KPK juga telah menegaskan sebelumnya bahwa ada banyak pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Namun sejauh ini KPK baru menetapkan dua orang tersangka, yaitu Sri dan Suramlan. (red)