Jokowi Minta Nilai-Nilai Pancasila Dimasukkan ke Kurikulum

202 views

Presiden Jokowi.

SpiritNews.Co, Jakarta | Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa dimasukkan ke kurikulum pengajaran hingga kegiatan non-formal yang ada di kampus. Dengan begitu, ia berharap hal ini dapat merawat kebinekaan dan Pancasila di Indonesia.

“Tanamkan bahwa kebinekaan adalah sumber kekuatan bangsa Indonesia dan betapa kita ini sangat beragam. Negara ini kokoh menjadi satu dengan dasar Pancasila,” kata Jokowi dari keterangan resmi Biro Pers Media Istana Kepresidenan saat menutup acara Pertemuan Pimpinan Perguruan Tinggi se-Indonesia di Peninsula Island, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Selasa, 26 September 2017. ‎

Kepala Negara mengajak seluruh civitas akademika di lingkungan kampus dapat menjadi pelopor dalam merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, kampus dapat berperan memperkuat Pancasila dengan menolak segala aktivitas yang mengarah radikalisme.

“‎Dengan bekerja bersama, marilah kita rawat NKRI. Perkuat Pancasila, tolak radikalisme dan terorisme,” ‎ucapnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengimbau seluruh pihak untuk terus memupuk rasa persaudaraan antarsesama. Sebab, menurut Presiden, bangsa Indonesia mampu berdiri tegak hingga sekarang ini lantaran adanya persatuan yang telah ditanamkan sejak dulu.

“Apabila kita semua masih cinta Indonesia, kita harus menghentikan infiltrasi ideologi, radikalisme, dan terorisme di perguruan tinggi seluruh Indonesia agar rasa persatuan dan persaudaraan semakin kuat. Jangan sampai hasil kerja keras untuk anak cucu kita hancur karena terorisme dan radikalisme sehingga bangsa kita jadi bangsa yang mundur,” ujarnya. (red)