Jambret Handphone di Cilegon Babak Belur Dihajar Massa

501 views

SpiritNews.Co, Cilegon | Dua penjambret berinsial EF (28) dan AN (36) babak belur dihajar warga linkungan Gempol RT 04 RW 02, Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta, Minggu (08/01/2017).

Pasalnya, kedua pelaku ini nekat merampas HandPhone milik korban bernama David (16). Peristiwa ini terjadi berawal ketika David Kurniawan (16) dan Rosa Oktaviani (17), sepasang pelajar yang diketahui sedang mengendarai sepeda motor dari arah Cilegon menuju Komplek Krakatau Steel terkejut saat telepon seluler miliknya (David) tiba-tiba beralih tangan ke penjambret di depan SMKN 2 Krakatau Steel, di jalan Semang Raya, Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Banten, Minggu (08/01/2016).

“Ketika saya sedang mengendarai motor dari arah Cilegon menuju ke Kecamatan Purwakarta, Hp saya terdengar suara sms dari orang tua, ketika hendak membalas sms tersebut, tiba-tiba tanpa sepengetahuan saya, 2 orang yang saya tidak kenal berboncengan dari posisi belakang langsung merebut hp yang sedang saya pegang, sontak saya kaget dan langsung berteriak minta tolong,” kata David yang didampingi Rosa saat di TKP.

Aksi kejar kejaran pun terjadi hingga akhirnya kedua orang yang tidak dikenal tersebut menawarkan barter (tukeran) dengan uang 100 ribu. Mendengar tawaran dari pejambret tersebut, David mengiyakan dan terjadilah barter di tengah jalan menuju ke Kelurahan Pabean tetapi malang janji dari penjambret tidak dipenuhi malah keduanya melarikan diri dengan mengendarai motornya dengan kencang. Melihat gelagat buruk, David langsung mengejar kedua pejambret sambil berteriak dengan kencang.

“Dia minta seratus ribu, dan hp saya bisa dikembalikan, tapi saat uangnya sudah saya kasih, eh dia malah kabur,” kata David.

Aksi kejar kejaran pun terus berlanjut akhirnya aksi kejar-kejaran pun terhenti di linkungan Gempol RT 04 RW 02, Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta, dan langsung keduanya menjadi bulan-bulan puluhan masa.

“Kepegangnya (jambret, red) di Gempol, dan langsung dipukuli,” tambah David.

Sahrudin, salah seorang warga yang mendengar teriakan David dan Rosa, sontak berlari dan memberhentikan jambret tersebut.

“Ya, tadi waktu duduk di teras rumah, saya mendengar seseorang berteriak maling-maling, jadi saya keluar dan langsung mencegat motor si jambret itu, ternyata warga juga ikut berdatangan, dan langsung menghakimi si jambret,” kata Sahrudin

Sahrudin mengatakan, tertangkapnya si jambret itu, dikarenakan tidak mengetahui jalan di Link tersebut, dan terpojok, sehingga mudah ditangkap.

“Kayaknya bukan orang sini (Link. Gempol, red), soalnya tadi dia keliatan ngga tahu jalan, dan ngga tau harus lari kemana,” tegasnya.

Diketahui, jambret bernama EF (28) salah seorang warga Kelurahan Samang Raya, Kecamatan Citangkil dan AN (36), yang merupakan warga Anyer, Kabupaten Serang. Saat ini tengah ditangani oleh Polres Cilegon, untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (red)