Ini Respons Gojek dan Grab Pasca-aturan Taksi Online Dicabut MA

244 views

Transportasi Online.

SpiritNews.Co, Jakarta | Aturan taksi online yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek dicabut Mahkamah Agung (MA). Operator taksi online masih irit bicara soal pencabutan itu.

“Terkait hal ini masih kami pelajari, jika ada informasi, akan kami kabari. Terima kasih.” kata Humas GO-JEK, Rindu, Selasa malam, 22 Agustus 2017.

Head of Communications Uber Indonesia, Dian Safitri juga menuturkan hal yang sama, pihaknya masih mempelajari. Sementara, Grab belum bersedia menanggapi pencabutan aturan tersebut.

“Terima kasih sebelumnya tapi mohon maaf Grab tidak ada tanggapan mengenai keputusan MA tersebut,” kata PR Manager Grab, Dewi Nuraini saat dihubungi terpisah.

Sebagai informasi, terdapat sedikitnya 6 orang yang kesemuanya adalah pengemudi angkutan sewa khusus yang menyatakan keberatan dan mengajukan permohonan hak uji materiil terhadap sejumlah pasal dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

MA mencabut 14 pasal dalam Permenhub tersebut. Majelis menilai peraturan itu bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi. Putusan itu diketok oleh hakim agung Supandi, hakim agung Is Sudaryono, dan hakim agung Hary Djatmiko. (red)

Gojek Grab Ma Taksi Online