Ini Modus Pelaku Skimming Bobol ATM 64 Bank

46 views

Polisi saat merilis pelaku skimming 64 bank.

SpiritNews.Co, Jakarta | Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menyampaikan, para pelaku pembobol ATM 64 bank hanya butuh waktu 5 sampai 10 menit untuk memasang alat skimming ke dalam mesin ATM. Perangkat canggih itu didatangkan dari luar negeri.

“Untuk memasang alat ini sampai selesai, hanya 5 sampai 10 menit,” kata Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Sabtu, 17 Maret 2018.

Untuk itu, Nico meminta para nasabah selalu waspada dengan modus pelaku, terutama jika melihat ada orang yang berlama-lama di ATM. Jika mendapati orang mencurigakan, sebaiknya segera melapor ke petugas atau satpam yang sedang bertugas di sekitar lokasi.

“Peran masyarakat penting, jika menemukan ada orang yang lama di ATM laporkan ke petugas. Sebab transaksi di ATM tidak lebih dari lima menit,” kata Nico seperti dilansir dari Okezone, Sabtu, 17 Maret 2018.

Apabila seorang nasabah mendapati mesin ATM yang tidak wajar, misalnya susah memasukkan kartu ATM, sebaiknya langsung segera mencari mesin ATM alternatif. Menurut Nico, para pelaku itu biasanya memasang alat skimmer di lubang atau tempat memasukan kartu.

Selain itu, sindikat ini juga menempel spycam atau kamera tersembunyi tepat di atas lubang kartu untuk mendapatkan PIN.

“Jadi ini (kamera) dipasang, sehingga apabila seseorang memasukkan nomor PIN-nya, begitu kartu dimasukkan, data itu terekam,” ujarnya.

Data nasabah yang sudah masuk itu ditempatkan di sebuah hard disk dan dipindahkan lagi ke komputer untuk diproses pemindahan data ke kartu ATM. Setelah semua selesai, mereka akan menguras saldo menggunakan PIN yang telah direkam dari spycam tadi.

Seperti diketahui, polisi telah meringkus sebanyak 5 orang pelaku skimming, 3 di antaranya warga negara Romania berinisial IRT (27), LN (27) dan ASC (34), kemudian warga negara Hungaria FH (26). Mereka ternyata juga mengajak MK (29) seorang wanita warga negara Indonesia (WNI).

Dari hasil penelusuran sementara, total bank yang sudah dibobol itu ada 64 bank di seluruh dunia. Dari penangkapan ini polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp70 juta dan alat-alat skimming. (okz/red)