Ingin Melahirkan, Seorang Ibu di Pandeglang Harus Berjalan Kaki Sejauh 500 Meter

100 views

Jalan rusak di Patia, Pandeglang, Banten.

SpiritNews.Co, Pandeglang | Imbas kondisi jalan yang rusak parah di Desa Turus, Kecamatan Patia, Pandeglang, Banten, seorang ibu terpaksa berjalan sejauh 500 meter untuk bersalin.

Sarwi, ibu yang tengah hamil tua, awalnya ingin menumpang ambulans untuk bersalin di puskesmas. Namun, lantaran jalan yang rusak dan penuh lumpur, ambulans tidak bisa menjemput Sarwi. Ibu tersebut pun terpaksa berjalan kaki sejauh 500 meter.

Untuk melanjutkan perjalanan ke puskesmas, Sarwi dievakuasi oleh Polsek Patia dengan menggunakan mobil dinas.

Sakit perut, mau lahiran,” katanya saat duduk di mobil dobel kabin polsek tersebut.

Bahkan, mobil polisi itu sempat kesulitan saat melewati jalanan sepanjang 7 km yang rusak dan penuh dengan lumpur.

Meski begitu, Ibu Sarwi dapat diantarkan ke puskesmas di Desa Turus, untuk melahirkan.

Setelah mendapati penanganan bidan untuk bersalin, Sarwi melahirkan bayinya berjenis kelamin laki-laki dengan selamat.

Menurut Bidan Desa Turus, Dewi Murni, jalan yang rusak menghambat masyarakat dalam beraktivitas. Pasien yang hendak berobat pun kesulitan untuk pergi ke puskesmas lantaran jalan yang rusak dan penuh dengan lumpur tersebut.

Ambulans yang mengantar pasien ke puskesmas tidak dapat melalui medan jalan tersebut.

“Bukan enggak ada ambulans. Ambulans mah ada. Cuma kalau ambulans lewat jalan-jalan yang tadi enggak akan bisa. Orang kita (bidan) aja dari tempat parkir mobil tadi ke rumah itu kira-kira 500 meter kita jalan kaki,” kata Bidan Dewi Murni usai membantu persalinan, Minggu, 24 Desember 2017.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, warga sering meminta pihak Polsek Patia untuk meminjam mobil dinas polsek.

Warga berharap pemerintah lebih peduli dengan kondisi jalan di desa mereka. Pasalnya sudah puluhan tahun warga tidak memiliki jalan yang bagus dan layak.

 

(red)