Gunung Agung Awas, 100 Bus DAMRI Disiagakan

148 views

Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) bersama Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (kiri) dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kedua kiri) memberi bantuan kepada para pengungsi Gunung Agung di GOR Suwecapura, Klungkung, Bali, Selasa, 26 September 2017.

SpiritNews.Co, Klungkung | Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, 100 bus Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) akan disiagakan di Bandara Internasional Ngurah Rai, Badung Bali.

Bus-bus tersebut disiagakan jika sewaktu-waktu kondisi memburuk dan Gunung Agung meletus.

Jika Ngurah Rai kolaps akibat letusan, maka penumpang akan dievakuasi ke bandaran terdekat yang telah disiapkan.

Untuk penumpang asing, skenario pertama adalah evakuasi ke Bandara Praya, Lombok, NTB. Penumpang tersebut akan menyeberang lewat Pelabuhan Benoa.

Skenario kedua untuk penumpang asing adalah pemindahan ke Surabaya melalui Pelabuhan Gilimanuk. Sedangkan untuk penumpang antar-daerah akan dievakuasi ke Banyuwangi melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Hal ini dikatakan Budi saat megunjungi pos pengungsian warga Gunung Agung di GOR Swecapura, Klungkung, Bali, pada Kamis, 28 September 2017.

“Di Ngurah Rai disiapkan 100 bus, 30 persen mengangkut yang kembali ke Denpasar, sedangkan 70 persen untuk mengangkut ke Pelabuhan Benoa atau Gilimanuk,” kata Budi.

Skenario evakuasi adalah semua penumpang yang sudah berada di bandara selama satu jam akan langsung diangkut sesuai tujuan masing-masing. Selain di bandara Ngurah Rai, Kementerian Perhubungan juga menyiagakan 5 unit bus di pengungsian. Lima unit bus tersebut diperbantukan untuk mengangkut pengungsi atau nelayani kebutuhan lain.

“Tadi kan saya bicara sama pengungsi, katanya kebutuhan makan dan lain-lain cukup, tapi mereka jenuh di pengungsian. Dengan adanya bus bisa dipakai ke pasar atau untuk bersosialisasi dengan warga sekitar,” kata Budi. (red)