Gandeng DKC, Pentas Keliling Teater Kain Hitam Sambangi Cilegon

35 views

CILEGON | Teater Kain Hitam Gesbica Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hassanudin (SMH) Banten mengadakan pertunjukan pentas seni teater keliling dengan mengusung pertunjukan teater yang berjudul Syeikh Siti Jenar, naskah Vredy Kastam Marta.

Dalam pentas teater keliling yang di sutradarai oleh Opick Jenggot dan dibintangi oleh aktor teater kawakan Ivan Gondrong, Teater Kain Hitam gandeng Dewan Kesenian Cilegon (DKC) saat sambangi Kota Cilegon yang diadakan di Aula DPRD Kota Cilegon, Rabu (19/09/2018).

Opick mengatakan naskah Syeikh Siti Jenar kontekstual dengan kondisi sekarang, dimana ketika nafsu kekuasaan menjelma menjadi sisi gelap manusia. Dengan jalan dan cara apapun akan ditempuh untuk mewujudkannya. Salah satunya adalah jalan agama, agamalah jadi kuda perangnya. Selain itu, hadirnya perbedaan bukanlah sebagai kodrati ilahi tapi sesuatu yang berbahaya maka dipaksakanlah untuk tunduk dan patuh pada aturan yang diseragamkan.

“Naskah ini sengaja kita angkat, karena sangat kontekstual dengan kondisi yang terjadi saat ini di masyarakat kita,” katanya.

Opick juga menyampaikan pesan kepada apresiator dan seniman budayawan yang hadir untuk terus berkarya.

“Karya ini salah satu bagian kecil dari kreatifitas, gelisah dan dinamika berkesenian di tanah jawara. Tentunya banyak kekurangannya, saatnya kita berbuat dan berkarya”, tuturnya.

Selain itu Opick juga mengatakan bahwa Cilegon merupakan salah satu tempat yang apresiatornya sangat bagus, kritis dan hidup. Maka, ia meyakini Cilegon akan menjadi salah satu centre budaya Banten.

“Cilegon salah satu tempat yang apresiatornya sangat bagus, kritis dan hidup. Saya meyakini Cilegon kedepan akan menjadi centre budaya Banten. Karena, sarana dan penunjangnya komplit hanya butuh perjuangan intens dalam membangun komunikasi yang positif antara semua stakeholder baik pemerintah maupun non pemerintah”, ungkapnya .

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Cilegon, Ahdi Zukhruf Amri dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada teater Kain Hitam yang sudah menyambangi Kota Cilegon untuk mengadakan pertunjukan teater keliling.

“Terima kasih bagi teman-teman teater Kain Kitam Gesbica UIN SMH Banten yang merupakan salah satu teater kampus yang telah melakukan pengabdian dalam berkesenian dengan pentas keliling di beberapa tempat, khususnya di Cilegon. Saya memberi apresiasi setinggi-tingginya terhadap pementasan yang diusung oleh sutradara Opick Jenggot dan aktor senior Irfan Gondrong ini.”Ujar Ahdi sebelum pementasan.

Sedikit mengulas pementasan Syeih Siti Jenar, Ahdi menyampaikan bahwa konsep garapan teater Kain hitam sangat puitik, konstektual dari sisi simbol keagamaan.

“Konsep garap teater yang di sutradarai oleh Opik Jenggot ini memilih konsep puitik dengan pendekatan semi realis. Apalagi dengan naskah yang konstektual dari sisi simbol keagamaan.” tambahnya.

Ahdi juga mengungkapkan kekagumannya terhadap teater Kain Hitam yang terus konsisten memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui kesenian.

“Saya sangat kagum terhadap fisik para aktor dan team produksi. Dengan melakukan 3 kali pementasan dalam satu hari sangat membutuhkan stmanina aktor yang  luar biasa dan tim estetika yang solid. Maka patut di apresiasi sebagai team kesenian kampus di banten dan patut menjadi contoh. Karena bagi saya berteater adalah unity, ekspresi, dan ruh. Terima kasih untuk gesbica yang sudah membawa ruh dan ruang pertunjukan berbeda di Cilegon, dengan keseimbangan warna lighting yang mantap dan musik yang menghidupkan irama pementasan serta suasana dalam senang maupun gembira ataupun tragis.” Pungkas Ahdi.

Pertunjukan ini diapresiasi kurang lebih dari 500 apresiator yang terdiri dari kalangan pelajar, mahasiswa, seniman budayawan, dan umum. Setelah dari Cilegon pertunjukan ini akan langsung melanjutkan ke Semarang dan beberapa tempat lain sebagai rangkaian pentas keliling. (*Red)