Fenomena Supermoon, Warga di Sumatera Diimbau Waspada Banjir Rob

123 views

Ilustrasi Supermoon.

SpiritNews.Co, Medan | Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadinya fenomena supermoon (Lunar Perigee), di wilayah Sumatera Bagian Utara (sumbagut) pada 1-4 Januari 2018.

Fenomena supermoon adalah istilah yang digunakan para astrolog untuk menggambarkan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan bumi.

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG wilayah 1 Medan, Syahnan mengatakan, dampak dari fenomena supermoon ini akan menyebabkan tinggi muka air laut mengalami peningkatan. Untuk itu, ia meminta masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai terjadinya genangan air laut di daratan atau banjir rob.

“Kita berikan peringatan sejak dini kepada masyarakat untuk mewaspadai dampak buruk banjir rob,” ujarnya.

Syahnan menjelaskan, beberapa wilayah di Sumbagut juga terkena dampak dari fenomena supermoon seperti Sabang, Lhokseumawe, Malahayati, Simeulue, Meulaboh, Belawan, Kuala Tanjung, Pangkalan Susu, Sibolga, Nias, Bagan Siapi-api, Dumai, dan Sungai Pakning.

“Untuk wilayah tersebut kami mengimbau agar masyarakat di sekitar pesisir tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum,” ujarnya.

“Masyarakat juga diimbau untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG,” ungkap Syahnan.

Syahnan menambahkan, sudah menerima laporan dari Belawan bahwa dampak dari supermoon tersebut sudah mulai terjadi.

“Kita tadi menerima laporan bahwa air laut sudah naik di Belawan sekitar 30 cm. Umumnya fenomena supermoon itu terjadi mulai dari malam hingga pagi hari,” tandasnya. (red)