Dugaan Pungli Parkir, Ratusan Warga di Cilegon Gelar Aksi Demo

316 views

SpiritNews.Co, Cilegon | Terkait dugaan adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh pihak pengelola parkir di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Cilegon, ratusan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Cilegon Bersatu (FMCB) menggelar aksi demo, Kamis, 31 Agustus 2017, di depan Ramayana Mall Cilegon.

Koordinator Lapangan FMCB, Feriyana mengatakan, bahwa ada 4 are parkir yang telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) No 9 Tahun 2012 dan Perda No 1 Tahun 2012, yakni area parkir ASDP Merak, area parkir Cilegon Green Mega Block, area parkir Supermall, dan Ramayana Depertemen Store, yang tidak memperpanjang masa aktif Surat Izin Penyelenggaraan Tempat Kegiatan Perparkiran (SIPTKP).

“Sudah sangat jelas mereka para pengelola tidak memperpanjang kok bisa-bisanya mereka menarik restribusi parkir. Sama saja mereka itu melakukan pungli,” ujarnya saat melakukan aksinya di depan Ramayana Mall Cilegon.

FMCB Kota Cilegon meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dan Satpol PP sebagai pemangku Perda agar menegakan dan menjalankan Perda Kota Cilegon No 1 Tahun 2012 tentang Retribusi di bidang Perparkiran dan Perda Kota Cilegon No 9 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Perparkiran dan segera mencabut izin kegiatan perparkiran tersebut.

“Kami minta Walikota Cilegon untuk segera mencabut izin kegiatan perpakiran di 4 tempat yang tidak memperpanjang SIPTKP. Kegiatan tersebut sudah merugikan masyarakat Kota Cilegon dan mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cilegon,” jelasnya.

Sementara itu, saat awak media hendak melakukan konfirmasi kepada pengelola area parkir yang ada di wilayah ASDP Merak dari CV. Centre Park ternyata kantor pengelolanya sepi dan sedang tidak ada di kantor.

“Pengelolanya jarang datang ke sini mas. Kita hanya pegawainya. Kalau kantor pusatnya mah di Jakarta,” ujar salah satu pegawainya. (Adnan)