Dua Kelompok Curanmor Dibekuk, 46 Unit Motor Diamankan di Mapolres Cilegon

17 views

Spiritnews.co, Cilegon | Kepolisian Resort Kota Cilegon mengamankan 46 unit kendaraan roda dua dari berbagi merek, hasil dari pencurian kendaraan motor (Curanmor) semenjak bulan Januari 2018 sampai bulan Agustus 2018 yang dilakukan oleh dua kelompok Curanmor.

Kapolres Cilegon AKBP Rizky Agung Prakoso, mengatakan sudah semenjak seminggu ini, Satreskrim Polres Cilegon berhasil mengungkapkan dua jaringan terpisah yang daerah operasinya di seputaran Lebak, Pandegelang, dan Kota Cilegon. “Untuk sementara kami berhasil mengamankan kurang lebih 46 kendaraan roda dua dan kemungkinan masih akan bertambah dalam waktu atau dua hari ini,” ujarnya saat Conferensi Press di Kantor Polres Cilegon, Senin 27 Agustus 2018.

Ia juga mengatakan, dua jaringan Curanmor yang sudah diamankan Polres Cilegon ada tujuh orang. “Saat ini kita sudah mengamankan tujuh orang pelaku curanmor dengan peranan yang berbeda-beda, ada yang sebagai pemetik (yang melakukan aksi pencurian), penadah, dan bagian pendanaan (pemasaran),” jelasnya.

Kapolres menginformasikan kepada masyarakat, jika ada yang merasa kehilangan motor bisa datang langsung ke Polres Kota Cilegon. “Apabila ada yang merasa pernah kehilangan sepeda motor bisa langsung datang ke Polres Cilegon, dengan membawa bukti kepemilikan STNK atau BPKB, dan langsung bisa dilihat di Satreskrim Polres Cilegon,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana Putra menambahkan, dua kelompok Curanmor tersebut berasal dari daerah berbeda. “Satu kelompok dari Lampung dan satu lagi dari kelompok lokal,” tambahnya.

Sampai saat ini, lanjut Dadi, pelaku tidak menargetkan lokasi untuk melancarkan aksinya, dan hanya menggunakan kunci T. “Sampai pelaku tidak menargetkan tempat dimana ada kendaraan yang di cari, pelaku langsung memetiknya dan sampai saat ini juga pelaku hanya menggunakan kunci T, tidak ada sajam atau senpi,” jelasnya.

Saat ini lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) curanmor yang berhasil diidentifikasi Satreskrim Cilegon ada 48 lokasi. “saat ini ada sekitar 41 lokasi di Cilegon dan diluar Cilegon ada sekitar 7 lokasi,” ungkapnya.

Untuk harga kendaraan roda dua tersebut dijual mulai dari kisaran dua juta rupiah sampai lima juta.
“Tergantung jenis motor dan kondisi motor, dan mereka menjual kendaraan itu ke daerah Pandeglang dan daerah Cinangka,” tuturnya, seraya menambahkan bahwa pelaku terancam hukuman sembilan tahun penjara dan penadah akan di ancam hukuman tujuh tahun penjara. (Adnan)