Cegah Korupsi, KPK Perpanjang Pengawasan di Banten

78 views

SpiritNews.Co, Serang | Masa koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) di Banten yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diperpanjang sampai 2018. Fokus Tim dari KPK akan mulai masuk pada pencegahan antikorupsi di isu sektoral.

Ketua Tim Korsupgah KPK di Banten, Wuryono Prakoso mengatakan, KPK tahun ini akan melakukan kroscek atas penerapan sistem pencegahan yang sudah dilakukan pada tahun 2017.

Selain itu, lanjutnya, sistem pencegahan akan mulai masuk ke isu sektoral dan mengintensifkan partisipasi publik dalam pemantauan pencegahan korupsi.

“Benar tidak sebetulnya capaiannya dan ada manfaatnya dirasakan oleh publik. Saatnya (Korsupgah) mengimplementasikan isu-isu sektoral,” kata Wuryono di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa, 30 Januari 2018.

Menurutnya, sistem pencegahan yang berfokus pada isu sektoral sudah dilakukan di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Bahkan di Riau, KPK sudah bekerja sama dengan inspektorat dalam pengumpulan data antar kabupaten dan kota.

“Jadi akan kroscek verifikasi data, dan kami mencoba mengkombinasikan di flatform e-goverment. Misalkan mengkroscek PTSP yang berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara, Sekda Banten Ranta Soeharta mengatakan, dari 82 rencana aksi pencegahan Korsupgah KPK, 6 item rencana aksi 2017 sudah berjalan dengan baik. Di antaranya adalah pengelolaan APBD, pengadaan barang dan jasa, optimalisasi pendapatan, perizinan satu pintu, pengelolaan SDM, dan terakhir pengawasan dan pengendalian.

Tahun ini, menurutnya tinggal pelaksanaan terhadap rencana pencegahan tersebut. Misalkan, apakah sistem perizinan sudah mudah dan tak ada pungli.

“Sekarang tinggal pelaksanan, salah satu item itu apakah sudah diperbaiki,” ujarnya.

Ranta menambahkan, pada 2017, Korsupgah KPK memang bekerja di isu pembinaan internal Pemprov Banten.

Dengan masuknya KPK pada pencegahan isu sektoral, lembaga tersebut bisa lebih leluasa bekerja misalkan di pencegahan korupsi bidang infrastruktur, pertanian, dan lain sebagainya.

“Pembinaan terus jalan, akan membina dan kerja sama dengan kita,” katanya. (dewi/gbn/arca)