Bupati dan Tim SAR Polair Polda Banten Berikan Bantuan Korban Banjir Labuan Pandeglang

79 views
Spiritnews.co | Labuan – Hari pertama tahun 2019, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, dilanda banjir parah. Ketinggian air mencapai tiga meter. Seperti halnya di desa Teluk menjadi desa terdampak terparah karena banjir mencapai atap rumah. Banjir disebabkan hujan dengan intensitas tinggi pada malam pergantian tahun. Kondisi makin diperparah dengan terjadi kenaikan air laut di daerah tersebut.
Ratusan rumah di Desa Teluk terendam banjir rob ini. Meski mayoritas warga mengungsi, namun tidak sedikit yang memilih bertahan di lantai dua rumah. Sebanyak 120 personel Polisi Air Udara Polda Banten dan tim gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi warga. Polisi juga ditugaskan untuk mendistribusikan bantuan kepada warga bertahan di rumah.
Banjir yang menggenangi Kecamatan Labuan di Kabupaten Pandeglang, Banten, menyulitkan akses aktifitas keseharian masyarakat yang ada di sekitar Labuan. Dari pantauan pukul 14.30 Wib, Senin (01/01/2019), Tingginya air banjir itu berimbas pada mobilitas masyarakat.
Pada banjir tersebut Bupati Pandeglang di damping Kepala Tim SAR Polairud Polda Banten Kompol Syamsul Bahri meninjau masyarakat Labuan korban banjir dengan menggunakan perahu karet. Pada meninjau tersebut Bupati dan Polair Polda Banten selain memberikan evakuasi kepada para korban juga memberikan bantuan sembako.
Menurut Kepala Tim SAR Polair Polda Bnaten Kompol Syamsul Bahri mengatakan “dalam banjir roob tersebut, tak sedikit warga yang menuntun sepeda motornya karena nekat menembus banjir dan berakhir mogok. Petugas kepolisian yang memang bersiaga membantu evakuasi korban dengan sigap turut membantu warga mendorong motor yang mogok itu”,tutur Kompol Syamsul.
Masih menurut Syamsul menyebutkan wilayah kecamatan Labuan, akibat meluapnya Sungai Cipunten ditambah dengan rob air laut, selain itu juga personil telah mengamankan satu ekor ular Sanca Batik di Kampung Cianak Labuan. (Jukisan)