Berlari Menuju Pemilu Yang Berintegritas

8 views

Jakarta | Minggu pagi, 7 April 2019, sekitar pukul lima, matahari belum terbit sempurna. Namun, ribuan orang yang berasal dari Jabodetabek telah memadati lapangan parkir timur Gelora Bung Karno, Jakarta. Ini bukan antrean konser musik yang biasa dilakukan di area tersebut.

Dengan topi dan kaos seragam hitam emas bertuliskan Pemilu Run lengkap dengan nomor urut di dada, mereka bersiap untuk mengikuti olahraga lari yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bawaslu, dan Komnas HAM, KPU menggunakan kesempatan ini untuk mengkampanyekan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum pada 17 April mendatang.

Kegiatan yang mengambil tema #GunakanHakPilihmu ini menempuh jarak sejauh lima kilometer. Di mulai dari parkir timur GBK di pintu 7 – masuk ke Jalan Sudirman – jembatan Semanggi – masuk area CFD arah Blok M – kembali ke Semanggi – lalu berakhir di titik awal parkir timur GBK.

Begitu terompet dibunyikan, ribuan peserta lari dengan semangat. Di antara peserta bahkan ada yang sambil menyuarakan, “Ayo kita nyoblos.”

Menjelang pukul 8 pagi, satu persatu peserta tiba di garis akhir dengan beragam ekspresi, ada yang tertawa sambal mengepalkan tangan ke atas, ada yang menuju garis akhir dengan berjalan santai dan keringat bercucur di wajahnya. Termasuk Ketua KPU Arief Budiman, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang pun tiba di garis akhir.

Setelah seluruh peserta mencapai garis akhir, kegiatan itu belum selesai. Simulasi pencoblosan juga dilakukan untuk memilih calon pemimpin yang berintegritas. Saat itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengimbau masyarakat untuk menjadi pemilih yang berintegritas.

“Memilih yang jujur itu, anda tidak dibayar, dan jangan pilih bekas koruptor,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Arief Budiman juga berharap agar masyarakat tidak golput. “Mudah-mudahan masyarakat paham menggunakan hak pilihnya dan sudah tahu harus memilih calon yang berintegritas,” kata Arief.

Kampanye Pilih Yang Jujur dilalukan di sekitar bus antikorupsi milik KPK. Di dalam bus, tersedia beberapa unit komputer agar masyarakat dapat mengecek langsung rekam rekam jejak calon legislatif melalui sejumlah situs, misalnya rekamjejak.net, jariungu.com, kbr.id, juga melalui situs resmi KPU.

Kegiatan Pemilu Run 2019 dilakukan serentak di 34 provinsi. Dari kegiatan ini diharapkan dapat menimbulkan multiple effect yang ketika peserta kembali ke lingkungannya akan menyebarkan pesan menjadi pemilih berintegritas yang antisuap dan memilih calon legislatif dan pemimpin terbaik yang akan membawa perubahan bagi bangsa ini. [Humas/KPK/red-jukisan]