Bappeda Kota Solok Gelar Bimtek Aparat Perencana se-Kota Solok S

41 views

Foto Ilustrasi.

SpiritNews.Co, Solok | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Solok menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap seluruh Aparat Perencana se-Kota Solok dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan.

Acara yang dilaksanakan selama 4 hari ini dimulai dari tanggal 7 Februari 2018 hingga 10 Februari 2018, di Ruang Pertemuan Hotel Royal Denai, Bukittinggi.

Hadir dalam pembukaan Bimtek ini Kepala Bappeda Kota Solok Jonedi, Sekretaris Bappeda Hendaukhtri, serta utusan dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Kasubbit Perencanaan dan Evaluasi Wilayah I, Supriyatno.

“Leading sector perumusan dokumen perencanaan pembangunan daerah berada di tangan Aparatur Perencana,” kata Jonedi menekankan kepada peserta Bimtek.

“Jadi Aparat Perencana harus memahami betul apa yang dikerjakannya,” ujarnya terkait urgensi pelaksanaan Bimtek ini.

Jonedi menjelaskan, bahwa perencanaan di Kota Solok diharapkan mampu memenuhi ekspektasi masyarakat dalam pembangunan di semua bidang. Jauh sebelum adanya regulasi pusat terkait keharusan melakukan pola partisipatif dalam proses perencanaan.

“Pemerintah Kota (Pemko) Solok sudah menerapkannya sejak tahun 2005, berupa pra Musrebang yang dilakukan mulai dari tingkat RT/RW dalam menjaring usulan pembangunan. Berarti sekarang tinggal penyempurnaannya saja melalui e-planning,” terangnya.

Sementara itu, Hendaukhtri dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan kegiatan yang diikuti oleh 40 orang Perencana dari Bappeda, serta 30 orang aparat Perencana dari Perangkat Daerah ini.

“Acara dibagi menjadi 2 tahap, di tahap pertama selama dua hari diikuti Aparat Perencana dari Bappeda, di tahap kedua baru diikuti oleh para Aparat Perencana dari masing-masing Perangkat Daerah (PD) yaitu para Kasubbag Program di seluruh PD,” katanya.

“Mampu menjadikan perencanaan pembangunan Kota Solok bisa menjadi perencanaan yang mumpuni dari segala segi mulai dari proses sampai data yang dijadikan acuannya. Sehingga bisa dieksekusi dalam pelaksanaannya di lapangan,” harapnya. (eyn)