Aksi Demo Mahasiswa di Cilegon Berakhir Ricuh

262 views

SpiritNews.Co, Cilegon | Aksi demo yang digelar puluhan mahasiswa yang tergabung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon di depan Kantor Walikota Kota Cilegon, Selasa, 25 Juli 2017, berakhir ricuh.

Sekitar pukul 03:00 sore, mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerataan pembangunan tersebut, mahasiwa dan polisi saling dorong.

Aksi dorong-dorongan itu terjadi lantaran polisi melarang mahasiswa untuk berunjuk rasa memaksa masuk ke kantor Walikota Cilegon.

“Awalnya kita unjuk rasa damai dan mau bertemu Pak Walikota. Namun ada aparat yang bilang kalau Pak Walikota tidak ada dan sebagian pejabat lagi rapat di Bogor. Lalu kita memaksa masuk untuk memastikannya. Saat aksi dorong-dorongan dengan Polisi yang menjaga gerbang Pemkot Cilegon, ada anggota polisi yang memukul dan menendang 2 orang kader HMI,” kata Ketua HMI Cabang Cilegon, Mashyur Kader.

Pihaknya sangat menyayangkan perilaku anggota Polisi yang melakukan penganiyaan tersebut.

‚ÄúPadahal unjuk rasa kami tidak anarkis. Baru pertama kali ini ada kekerasan saat aksi unjuk rasa,” ujarnya.

Mashyur mengatakan, akibat kekerasan tersebut salah seorang mahasiswa STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Al-Khairiyah bernama Wahyu mendapat memar di bagian paha. Kekerasan juga dialami oleh Afri, Mahasiswa Semester Akhir STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiah) Al- Khairiyah dengan kondisi bibir berdarah dan memar di bagian kepala belakang.

“Perlakuan ini akan kita sikapi dan tindaklanjuti terlebih dahulu. Kita juga sedang mencari dokumentasinya dan mencari nama anggota Polisi yang melakukan pukulan dengan memakai seragam tersebut,” tegasnya. (Adnan)