Ada GUNTUR di Mancak

305 views

Spirit News.co | Mancak – Berangkat dari kegelisahan dan pemikiran para pemuda, tokoh aktifis pergerakan yang ada di mancak, untuk menyatukan aspirasi, inspirasi, potensi untuk kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah mancak. Maka untuk mewujudkan visi dan misi tersebut dideklarasikanlah LSM Gerakan Untuk Rakayat (GUNTUR) di Lembah Bukit Hijau, Sabtu 19/8.

Deklarasi ini dihadiri tamu undangan dan tokoh-tokoh yang ada di Mancak.

Ketua LSM Guntur, Didi Nurhadis menuturkan, LSM ini tidak hanya sebagai fungsi kontrol, tetapi juga sebagai sarana edukasi, kaderisasi.

“Banyak hal yang bisa kita sikapi misalnya, pendikdikan, kesehatan, lingkungan dan juga pembangunan dalam bentuk insfrastruktur. Awalnya pemikiran tersebut terinspirasi dari diskusi kawan-kawan tentang banyaknya keluhan masyarakat, banyaknya aduan terhadap kondisi sosial, seperti banyaknya anak-anak yang putus sekolah dari sisi pendidikan dan kurangnya pelayanan tentang kesehatan yang paling penting dan lebih krusial adalah masalah insfrastruktur sebagai penunjang perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Didi berharap, mudah-mudahan dengan dideklarasikannya LSM ini bisa menjadi sarana penujang masyarakat dalam hal tersebut diatas.

Agung Wahyudi, sebagai wakil ketua menambahkan, LSM GUNTUR ini adalah wadah komunikasi mempersatukan aspirasi, menggali potensi yang ada didaerah Serang khususnya di daerah Mancak dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat.

“Saya tegaskan, LSM ini netral, tidak di tunggangi atau dijadikan kendaraan politik dari tokoh-tokoh tertentu. Kami hanya ingin memberikan contoh pelopor bagi daerah lain bahwa kami bisa bersatu tanpa ada gesekan, benturan fisik antar ormas. LSM ini dijadikan tempat komunikasi kontrol sosial yang berkembang ditengan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, sebagai aktifis dan pengurus DPD KNPI Provinsi Bantenh, Khairul Umam yang hadir dalam acaraa tersebut, sangat mendukung atas dideklarasikannya LSM Guntur,

“Sebetulnya, Mancak sudah mulai maju tetapai kurangnya kaderasisasi sehingga fungsi kontrol pembangunan sosial dan SDM terkesan vakum,” ujar Umam.

Umam menambahkan, kedepan LSM ini tidak hanya sebagai fungsi kontrol namun juga bisa memberdayakan potensi yang ada dengan menumbuhkan pemberdayaan ekonomi melalui pemerintah dan swata.

“Misalnya LSM jadi lokomitif pembentukan BUMdes (Basan Usaha Milik Desa ) yang di sinergikan dengan program-program LSM,” pungkasnya. (*)