93 WNA Asal China Lakukan Penipuan Online di Surabaya

177 views

WNA Terlibat Penipuan Online.

SpiritNews.Co, Surabaya | Jajaran Polrestabes terus mendalami terkait kasus dugaan penipuan online yang dilakukan 93 Warga Negara Asing (WNA) Asal China, Taiwan, Malaysia dan Indonesia. Bahkan penyidik Polrestabes Surabaya masih memeriksa intensif dua pelaku asal warga Indonesia.

Polisi juga memburu siapa pemilik rumah yang ditempati para pelaku kejahatan cyber crime internasional tersebut. Apakah pemilik rumah ada kaitannya dengan kegiatan dugaan penipuan online atau tidak.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard M Sinambela, menjelaskan pihaknya masih belum mengetahui siapa pemilik rumah yang ditempati para pelaku. Sebab petugas keamanan tidak ada yang mengetahui.

“Kita akan coba tanya pada pengembang siapa pemilik dari rumah itu, terus siapa pelantaranya atau broker. Kita ingin mengklarifikasi sudah berapa lama mereka menempati rumah itu,” terang Leo, Minggu, 30 Juli 2017.

Menurut Leo, saat ini pihaknya masih memeriksa dua warna Indonesia yang ikut diamankan bersama 91 WNA tadi malam. Selain itu, penyidik juga akan memintai keterangan dari petugas keamanan perumahan (Satpam).

Petugas menyayangkan sikap Satpam yang tidak menerapkan system 24 jam wajib lapor. Seharusnya, hal itu diterapkan untuk mengetahui siapa saja yang masuk dalam kawasan perumahan.

“Ada berapa warga yang ada dalam rumah, petugas keamanan (satpam) tidak tahu. Kami juga akan mintai keterangan pada petugas keamanan (Satpam) ini,” tukas Leo.

Seperti diketahui, Tim Satgasus Polri telah melakukan penggerebekan dan pengungkapan dugaan kejahatan cyber crime internasional dengan modus operasi penipuan, dan atau pemerasan. Dimana pelaku mengaku sebagai aparat penegak hukum dengan korban kejahatan WNA di China.

Dalam penggerebekan tersebut, Tim Satgasus Polri telah mengamankan 93 WNA Malaysia, Taiwan, dan China. Kemudian dua diantaranya WNI. Mereka diamankan dari tiga lokasi di Perumahan Bukit Darmo Golf Surabaya tadi malam. (red)