3 Guru Dilantik Jadi Pejabat Struktural, ASN Tanggapi Kebijakan Wahidin Halim

48 views

 

Spiritnews.co | Banten – Pelantikan tiga orang guru SMKN 1 Kragilan menjadi pejabat struktural di Lingkungan Pemprov Banten menjadi cibiran para ASN di Lingkungan Pemprov Banten. Sebab, menurut beberapa ASN, harusnya mereka yang tadinya pejabat fungsional tiba-tiba langsung bisa menjadi pejabat struktural.

Cibiran tersebut datang dari salah seorang ASN, sebut saja HS. Menurut HS, perpindahan dari fungsional ke struktural mempunyai beberapa tahapannya.

“Guru itu kan merupakan fungsional, cara penilaian dan cara kenaikan pangkat/golongan juga berbeda. Guru kenaikan pangkatnya/golongan berdasarkan akriditasi, bisa 2 tahun sekali mereka dapat kenaikan pangkat/golongan. Nah kalau kami yang di struktural, kenaikan pangkatnya/golongan secara reguler, dimana kenaikan pangkat/golonganya kami yang mengabdi menjadi staf di struktural itu empat tahun sekali. Pak Gubernur Wahidin Halim adalah birokrat tulen dan pak gubernur lebih tahu dan mengerti hal-hal seperti ini,” tutur HS salah satu ASN di Lingkungan Pemprov Banten kepada awak media kemarin.

HS mengaku samasekali tidak berkepentingan terkait pelantikan itu. “Jangan sebut nama kalau inisial tidak apa, saya tidak ikut dalam polemik ini ya, itu semua terserah gubernur, semua itu yang pegang kebijakan gubernur. Ya sekarang kan jaman gubernurnya pak Wahidin Halim ,ya terserah maunya pak Wahidin Halim lah, kami ASN yang berada di struktural hanya bisa menonton dan mengikuti saja kemana arah pak gubernur. Tetapi pak gubernur harus ingat, kami dulu di berangkatkan untuk assesmen, kira-kira tiga orang guru itu sudah assesmen belum, sebab anggaran APBD Banten banyak lo di keluarkan untuk melakukan aasesmen kemarin. Assesmen itu kan, katanya untuk mengetahui mutu dan keahlian serta idealkah para calon pejabat jikalau di tempatkan di posisinya agar penempatan para calon pejabat itu sesuai dengan keahliannya, itu misinya assesmen. Sekarang ada guru di lantik jadi pejabat, betul itu masih sama satu dinas pendidikan, tapikan harus mengikuti alur agar tidak timbul polemik,” tambah HS.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Banten Wahidin Halim melalui Pj Sekda Banten Ino S Rawita, Jumat (22/2), melantik 202 pejabat struktural di lingkungan Pemprov Banten. Dari 202 orang pejabat yang dilantik itu, tiga orang diantaranya berasal dari tenaga guru. Mereka masing-masing bernama Sirojudin guru SMKN 1 Kragilan sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Fathurrahman guru SMKN 1 Kragilan sebagai Kasubag TU Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kota Cilegon dan Serang Raya, dan Asep Ubaidilah guru SMKN 1 Kragilan sebagai Kasubag TU kantor Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang. [dewi]