213 Calon Petugas TPHD dan TKHD Ikuti Tes Seleksi

755 views

Calon Petugas TPHD dan TKHD saat mengikuti tes seleksi. (Foto: Istimewa)

SpiritNews.Co, Banten | Biro Kesejahteraan (Kesra) Provinsi Banten melakukan tes seleksi rekrutmen terhadap 213 calon petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Provinsi Banten.

Dari 213 orang ini mengikuti seleksi tes tulis dan wawancara di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Sabtu, 25 Maret 2017.

Kepala Biro Kesra Provinsi Banten, Irvan Santoso mengatakan, dari 213 peserta yang mengikuti seleksi tes tulis dan wawancara ini agar Pemprov Banten mendapatkan petugas TPHD yang betul-betul mau dan mampu bekerja untuk melayani jamaah, bukan dilayani jamaah. Apalagi tahun ini quota Haji naik menjadi 9.420 orang.

“Karena quota haji naik, tentu saja kita juga harus melakukan upaya-upaya khusus yang lebih inten lagi untuk melayani jamaah haji Banten. Apalagi berdasarkan hasil evaluasi kemarin kinerja TPHD belum optimal, karena belum terdistribusi secara merata disetiap kloternya,” katanya.

Irvan mengaku, dengan bertambahnya quota haji Banten ini, tentunya jumlah petugas TPHD dan TKHD juga bertambah. Jika tahun lalu hanya 46 orang, tahun ini menjadi 73 orang. Namun, pada tahun ini Pemprov Banten hanya mengalokasikan petugas TPHD dan TKHD hanya 57 orang saja.

Sedangkan kekurangannya sebanyak 16 orang, Pemprov Banten sudah berkoordinasi dengan Kemenag dan 8 Pemerintah Kabupaten/Kota agar menyiapkan masing-masing dua orang petuigas TPHD dan TKHD.

“Jadi kesepakatan hasil rapat koordinasi kemarin, yang sisanya 16 itu kita berikan kepada delapan Kabupaten/Kota di Banten agar dibiayai dari APBD masing-masing Daerah. Nantinya, dua orang yang direkomendasikan oleh Bupati dan Walikota, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan TPHD,” ujarnya.

Irvan berharap, bagi peserta TPHD yang lolos nantinya akan diberikan pembekalan dan pelatihan singkat selama lima hari dari Pemprov Banten.

“Sehingga nantinya saat tugas dilapangan mereka tidak kebingungan apa yang harus dilakukan,” katanya.

Kabag Keagamaan Biro Kesra Provinsi Banten, Toton Suriawinata mengatakan, Pemprov Banten telah melakukan tahapan seleksi rekruitment TPHD Provinsi Banten. Untuk jadwal pengumuman dan penerimaan berkas pendaftaran TPHD dimulai sejak 7-17 Maret, 18-15 Maret seleksi administrasi calon TPHD, 21 Maret pemberitahuan kepada calon peserta lulus seleksi adaministrasi untuk mengikuti tes tulis dan wawancara, tanggal 25 Maret pelaksanaan tes tulis dan wawancara, tanggal 30 Maret berita hasil acara seleksi tes dan wawancara, 31 Maret pengumuman hasil selseksi tes dan wawancara, tanggal 3 April nota dinas Biro Hukum untuk dibuatkan SK Gubernur, dan tangal 7 April keluarnya keputusan Gubernur.

“Awalnya pendaftar sebanyak 249 orang, namun 36 orang tidak lolos seleksi administrasi. Mereka yang tidak lolos karena tidak memenuhi persyaratan administrasi seperti masalah umur bagi calon pendamping, dan unuk TKHD minimal memiliki sertifikat/ijazah bidang kesehatan, diutamakan sudah menunaikan ibadah haji,” ujar Toton.

Diketahui, untuk pelaksanaan tes wawancara, Biro Kesra menunjuk tiga orang petugas yakni dua orang dari Bidang Haji Kanwil Kemenag Banten yakni Kasi Pendaftaran Dan Dokumen Haji H. Seiko, dan Kasi Pengelola Keuangan Haji Muhammad Afifi, serta satu orrang dari Kesra Banten Kabag Kesehatan pada Biro Kesra Dr.Devina Devlanti Zam.

Menurut H.Seiko, salah satu pengawas untuk materi tes tulisnya yakni seputar tentang kebijakan Haji, peraturan perundang-undangan dan manasik haji.

“Sedangkan tes wawancaranya sama saja. Nanti kita bersama Tim akan menilai ke 213 peserta ini, dan hasilnya akan diserahkan ke Biro Kesra. Nantinya Biro Kesra akan melakukan peringkat dari urutan 1 sampai 57 peserta,” ujarnya. (Adv)